3 Pertanda Buruk Barcelona Musim 2020/2021: Pertahanan Rapuh, Lini Depan Tumpul
Asad Arifin | 8 Desember 2020 13:37
Bola.net - Barcelona belum tampil konsisten pada musim 2020/2021 ini. Di balik performa apik pada ajang Liga Champions, klub asal Catalan itu masih tersok di papan tengah klasemen La Liga.
Akhir pekan lalu, Barcelona kalah dari Cadiz dengan skor 2-1. Kini, Barcelona berada di posisi ke-9 klasemen dengan raihan 14 poin dari 10 laga.
Atletico Madrid saat ini pemimpin klasemen dengan 26 poin. Sementara, Barcelona hanya tiga poin dari klub yang masuk zona degradasi, yakni Osasuna.
Blaugrana baru meraih empat kemenangan, yakni versus Villarreal, Celta Vigo, Real Betis, Osasuna. Ini merupakan pencapaian terburuk pada awal musim sejak 1987/1988.
Pada musim itu, Barcelona finis di urutan keenam di LaLiga dan pelatih kepala Terry Venables dipecat setelah empat pertandingan.
Mengutip Marca, Senin (7/12/2020), ini tiga bukti Barcelona kesulitan pada musim 2020/2021.
Lini Belakang Keropos

Lini belakang Barcelona kerap membuat kesalahan besar yang berujung gol. Dalam enam dari 10 pertandingan di Liga Spanyol, Barcelona kebobolan dan kalah.
Dimulai dari hasil 1-1 kontra Sevilla, kalah 0-1 di kandang Getafe, dipermalukan Real Madrid 1-3, imbang 1-1 versus Alaves, hingga yang terbaru kalah 0-1 dari Atletico Madrid dan 1-2 dari Cadiz.
Barcelona hanya mencatatkan tiga clean sheet sejauh ini dan total kebobolan 11 gol.
Hasil Buruk di Kandang Lawan

Barcelona hanya memenangkan satu dari lima pertandingan tandang mereka musim ini sejauh ini - melawan Celta Vigo di Balaidos.
Dari perjalanan lain mereka jauh dari Camp Nou, Blaugrana kalah di Getafe, Atletico dan Cadiz, dan imbang di Alaves.
Agresivitas Menurun

Barcelona adalah salah satu tim paling efisien di LaLiga dalam hal mencetak gol. Mereka total telah mencetak 20 gol.
Namun, jika dibandingkan dengan musim sebelumnya, Barcelona kali ini tidak begitu impresif. Mereka mencetak rata-rata gol setiap 45 menit musim ini, ini angka terburuk mereka selama 12 tahun.
Dalam hal penyelesaian, Barcelona rata-rata melepas tiga tembakan per gol, yang juga merupakan angka terburuk mereka selama 13 tahun.
Masih ada waktu bagi Barcelona untuk membalikkan keadaan. Di Liga Champions, mereka masih punya harapan.
Sumber: Marca
Disadur dari Bola.com (Penulis: Wiwig Prayugi, 8 Desember 2020)
Baca Ini Juga:
Real Madrid Bakal Bangkit dan Bersinar, Simak 4 Alasannya
Bintang Sepak Bola Bangkrut: Dari Diego Maradona hingga Pemain yang 'Nyasar' ke Persebaya
Zinedine Zidane dan Real Madrid Sudah Lewati 7 Momen Pilu Musim 2020/2021, Apa Saja?
Seperti Bagus Kahfi, 3 Pemain Muda Barito Putera Punya Potensi Bermain di Luar Negeri
5 Pemain Top Eropa dengan Kebugaran Fantastis: Siapa Lebih Tangguh dari Ronaldo?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














