Akhirnya Buka Suara, Begini Alasan Xavi Tolak Tawaran Melatih Barcelona
Richard Andreas | 14 Agustus 2020 10:40
Bola.net - Legenda Barcelona, Xavi, akhirnya buka suara perihal keputusannya menolak tawaran kembali ke Camp Nou sebagai pelatih. Dia mempertimbangkan banyak hal sebelum membuat keputusan penting itu.
Beberapa bulan lalu, usai pemecatan Ernesto Valvede dan sebelum penunjukan Quique Setien, muncul isu bahwa pihak Barca berusaha mendatangkan Xavi, yang bekerja di Qatar bersama Al Sadd.
Gagasan ini disambut positif. Bagaimanapun Xavi adalah legenda klub dan mengenal betul filosofi Barca. Sudah seharusnya dia kembali ke Camp Nou sebagai pelatih.
Meski begitu, di luar dugaan Xavi justru menolak tawaran Barca. Pihak klub pun terkejut dengan penolakan tersebut dan akhirnya mereka memutuskan merekrut Setien.
Apa alasan Xavi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Belum tepat
Bicara kepada El Pais, Xavi menegaskan bahwa keputusan menolak tawaran Barca tidak datang dengan mudah. Dia mempertimbangkan banyak hal, sampai akhirnya memilih melewatkan kesempatan itu untuk alasan yang lebih besar.
"Saya tidak yakin sekarang adalah momen yang tepat untuk kembali. Ada banyak suara-suara negatif di luar klub, masalah-masalah non-olahraga. Saya kira waktunya belum tepat," buka Xavi dikutip dari Sport.
"Saya memberikan jawaban ini pada mereka pada Januari lalu dan mereka belum lagi menghubungi saya sejak saat itu. Sebagai fans, saya menginginkan yang terbaik untuk mereka."
"Saya pun menaruh respek tinggi pada Quique Setien dan dia senang memainkan gaya sepak bola yang memang diperlukan Barca, itu 'cruyffismo'," imbuhnya.
Gali pengalaman
Xavi mengaku bahwa dia ingin memang kembali ke Barca sebagai pelatih. Namun, untuk saat ini yang terpenting baginya adalah mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin untuk melatih di level tinggi nanti.
"Saya bersemangat untuk terus mendapatkan pengalaman, tantangan baru, dan tentu saja, bakal jadi kehormatan besar jika bisa melatih Barac suatu hari nanti dengan tim yang tepat," sambung Xavi.
"Saya menginginkan tim yang mengenal klub, orang-orang yang saya percayai dan yang punya nilai-nilai sama," tandasnya.
Kesempatan Xavi mungkin akan datang tak lama lagi. Jika gagal di Liga Champions musim ini, kabarnya Barca sudah siap memecat Setien.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
Kenal Lewandowski dan Messi Secara Langsung, Siapa yang Terbaik Menurut Arturo Vidal?
Rencana Barcelona Kalahkan Bayern? Pokoknya Dukung Messi Aja Deh
Lewandowksi Diklaim Lebih Hebat dari Messi? Eks Barcelona: Memang Hebat Sih, tapi ...
Bos Barcelona: Bayern Munchen Tim Hebat, tapi Kami Juga!
Arturo Vidal: Bayern Munchen akan Melawan Barcelona, Bukan Tim Bundesliga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








