Barcelona Akan Jadi Mata-mata UEFA?
Heri | 30 Desember 2016 09:22
Bola.net - - kerap bermasalah dengan UEFA, terutama dalam masalah yang mungkin dianggap sepele. Barcelona adalah klub yang dinilai terlalu sering mencampuradukkan sepakbola dengan politik.
Barca bermasalah ketika membiarkan para pendukung mereka membawa bendera Catalan (Estelades). bendera itu merupakan simbol yangs ering dipakai separatis catalan yang ingin memisahkan diri dari Spanyol.
Akibat dinilai membawa politik ke dalam stadion, UEFA pun menghukum Barca. Pihak Barca tidak terima dan melakukan banding sampai ke CAS. Belum selesai banding Barca diproses oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS), pihak klub menarik banding itu.
Ternyata Barca dan UEFA sudah berkomunikasi dan melakukan negosiasi untuk menemukan 'solusi'. Marca melansir bahwa Barca sudah siap menjadi perpanjangan tangan UEFA dalam 'peperangan' melawan European Clubs Association (ECA).
ECA adalah organisasi independen yang didirikan klub-klub Eropa untuk melindungi kepentingan mereka. Organisasi ini menjadi sangat kuat karena mendapatkan dukungan penuh dari klub-klub terbesar Eropa. Para direktur yang dipilih pun bukan orang sembarangan, baik di sisi legal, komersial, institusional dan panel ahli.
ECA mulai dianggap masalah oleh UEFA karena mulai berani melawan, terutama di Liga Champions. UEFA mau tak mau menuruti berbagai desakan ECA karena hampir semua klub besar lebih mendukung ECA.
Perbedaan antara ECA dengan UEFA semakin melebar karena beberapa alasan, termasuk anggapan UEFA sudah mengambil untung terlalu besar kala menyelenggarakan Liga Champions. ECA pun memiliki wacana untuk menggelar European Super League. Jika sampai terwujud, habis sudah Liga Champions karena para peserta terbaiknya pindah kompetisi.
Di sini lah Barca dan UEFA mencapai titik temu. UEFA akan memberikan keistimewaan kepada Barca soal hukuman 'politik' itu. Syaratnya, Barca sebagai anggota ECA harus mau mencoba meyakinkan anggota ECA yang lain untuk membuang ide European Super League itu.
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu sudah bertemu Presiden UEFA, Aleksander Ceferin untuk membahas hal ini. Kedua pihak sepakat untuk bekerjasama demi keuntungan masing-masing.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



