Barcelona Menekan Sejak Awal, Real Madrid Kehilangan Kolektivitas

Gia Yuda Pradana | 11 Mei 2026 09:59
Barcelona Menekan Sejak Awal, Real Madrid Kehilangan Kolektivitas
Pemain Real Madrid Vinicius Junior (kanan) beradu argumen dengan para pemain Barcelona pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Minggu, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - El Clasico di Camp Nou menjadi panggung sempurna bagi Barcelona untuk memastikan gelar La Liga musim ini. Kemenangan 2-0 atas Real Madrid membuat Blaugrana tidak lagi terkejar dengan tiga pertandingan tersisa.

Barcelona langsung tampil agresif sejak menit awal dan menekan lini belakang Madrid tanpa henti. Marcus Rashford dan Ferran Torres mencetak gol cepat yang membuat tim tamu kehilangan arah permainan.

Advertisement

Real Madrid sebenarnya sempat mencoba bangkit menjelang turun minum dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, Barcelona kembali mengambil kendali penuh pada babak kedua dan menutup laga dengan dominasi yang jelas.

1 dari 3 halaman

Barcelona Menekan Madrid Sejak Awal

Barcelona Menekan Madrid Sejak Awal

Pemain Barcelona, Marcus Rashford, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan La Liga kontra Real Madrid, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Mateu Parra

El Clasico kali ini memperlihatkan perbedaan kualitas permainan kedua tim sepanjang pertandingan. Barcelona konsisten menguasai area sepertiga akhir lapangan sejak peluit awal dibunyikan.

Marcus Rashford membuka keunggulan pada menit kesembilan setelah memanfaatkan tekanan tinggi Barcelona. Ferran Torres kemudian menggandakan skor sembilan menit berselang lewat penyelesaian cepat di kotak penalti.

Barcelona unggul dalam distribusi bola dan progresi serangan dari lini tengah ke depan. Trent Alexander-Arnold menjadi motor permainan dari area dalam dengan 16 progressive passes, tertinggi di pertandingan.

Pedri juga tampil dominan dengan akurasi umpan panjang sempurna sepanjang laga. Gelandang muda Spanyol itu turut mencatat tujuh recovery bola untuk menjaga kontrol permainan Barcelona.

Raphinha dan Lopez aktif membantu pergerakan progresif Barcelona dari sisi sayap dan tengah lapangan. Kombinasi mereka membuat lini pertahanan Madrid terus berada dalam tekanan.

2 dari 3 halaman

Real Madrid Kehilangan Kolektivitas

Real Madrid Kehilangan Kolektivitas

Pemain Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, berebut bola dengan pemain Barcelona, Joao Cancelo, dalam pertandingan La Liga, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

El Clasico ini memperlihatkan Real Madrid masih memiliki kualitas individu yang baik di beberapa sektor. Namun, permainan mereka terlihat terpisah dan tidak membentuk kolektivitas yang solid.

Brahim Diaz tampil cukup efektif dengan enam keberhasilan take-on dan akurasi umpan sempurna. Eduardo Camavinga juga beberapa kali membantu transisi serangan melalui carrying ball dari lini tengah.

Aurelien Tchouameni memenangi empat duel udara sepanjang pertandingan untuk membantu pertahanan Madrid. Antonio Rudiger juga cukup baik saat mengalirkan longball dari belakang.

Meski begitu, performa individu tersebut tidak cukup mengimbangi kekompakan Barcelona. Blaugrana unggul jumlah pemain di hampir setiap area penting sepanjang pertandingan.

Marcus Rashford menjadi pemain paling aktif di area akhir lapangan dengan 33 sentuhan di sepertiga akhir. Statistik itu memperlihatkan betapa dominannya Barcelona saat menyerang Real Madrid.

Kemenangan di El Clasico ini pun mengakhiri persaingan gelar La Liga musim ini.

Sumber: Managing Madrid

3 dari 3 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE