Barcelona, yang Kamu Lakukan Itu Jahat!
Richard Andreas | 17 Januari 2020 06:00
Bola.net - Fans Barcelona dinilai sudah cukup merasa sebal dan kecewa dengan pengelolaan klub jagoan mereka. Pemecatan Ernesto Valverde mungkin mengindikasikan bahwa juara La Liga itu sedang tidak baik-baik saja.
Slogan 'mes que un club' alias 'lebih dari sekadar klub' itu mestinya tidak lagi digembar-gemborkan Barcelona. Menurut Marca, pemecatan Valverde merupakan keputusan ceroboh yang bisa jadi awal masalah. Para petinggi membuat keputusan ceroboh.
Blaugrana masih memimpin klasemen sementara La Liga, memuncaki grup di Liga Champions, dan masih terlibat di Copa del Rey. Namun, torehan-torehan apik itu langsung dilupakan begitu tersandung.
Teranyar, batu sandungan itu adalah kegagalan di Supercopa de Espana. Kegagalan ini menjadi delusi yang mengatakan bahwa musim Barca sudah habis, padahal sebenarnya masih sangat panjang.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Berjalan Baik
Marca mengklaim situasi di Barcelona saat ini sedang tidak berjalan baik. Lihat saja liga-liga lain, Manchester City-nya Pep Guardiola tertinggal 14 poin dari Liverpool, tapi tidak ada keputusan ekstrem apa pun.
Saat ini, rasanya sulit memahami alasan memecat Valverde. Klub membuang nilai-nilai mereka demi memuaskan kritikus?
Tanpa bermaksud meremehkan Quique Setien, keputusan memecat Valverde dinilai benar-benar keliru. Pemecatan ini bisa disalahartikan oleh fans Barca di seluruh dunia.
Bahwa, dengan memecat pelatih di pertengahan musim, Barca sama saja seperti klub-klub lain. Slogan 'mes que un club' itu tidak lagi relevan.
Kehilangan Reputasi
Sejak awal, semua sudah tahu Valverde bukanlah Johan Cruyff. Dia juga tidak seperti Pep Guardiola, Luis Enrique, atau bahkan Frank Rijkaard.
Namun, pelatih-pelatih itu pun tidak benar-benar mirip satu sama lain. Mereka semua membuat kesalahannya masing-masing.
Yang perlu dipahami fans Barca adalah memetik kemenangan saja sudah sangat sulit, jadi menang dan bermain indah terkadang jauh lebih sulit diwujudkan.
Pemecatan Valverde ini menyedihkan. Dia berusaha membangun reputasi selama bertahun-tahun, yang kemudian dihancurkan hanya dalam satu malam.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Xavi Beber Alasannya Tolak Pinangan Barcelona
Tottenham Diminta Tidak Buang Kesempatan untuk Comot Umtiti dari Barcelona
Membeber Alasan Xavi dan Koeman Menolak Pinangan Barcelona
Statistik Messi Bersama 4 Pelatih Barcelona Setelah Guardiola, Mana yang Terbaik?
Masalah Pemasukan dari Hak Siar, Juventus Kalah dari Tim Semenjana Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











