Beda Pendapat Pelatih Argentina dan Ronald Koeman Soal Posisi Terbaik Lionel Messi
Asad Arifin | 29 September 2020 12:59
Bola.net - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, punya pendapat yang berbeda dengan Ronald Koeman terkait posisi Lionel Messi. Pihak Scaloni menilai Messi lebih ideal bermain di belakang penyerang.
Ronald Koeman membawa ide baru di Barcelona. Pelatih asal Belanda itu mengubah formasi 4-3-3 yang sudah lama dipakai di Barcelona menjadi 4-2-3-1. Beberapa pemain juga menjalankan peran berbeda.
Salah satu yang mencolok adalah peran baru Lionel Messi. Pemain 33 tahun itu menjadi pemain paling depan dalam formasi 4-2-3-1. La Pulga memainkan peran sebagai False 9.
Pada praktiknya, di laga melawan Villarreal, Lionel Messi memang sering berada di kotak penalti. Sesekali dia bergerak ke sisi kiri dan bertukar peran dengan Antoine Griezmann. Pergerakan kedua pemain cukup apik.
Lionel Scaloni Tidak Sepakat
Rupanya, perubahan yang dilakukan Ronald Koeman terhadap peran Lionel Messi menuai respon. Lionel Scaloni merasa False 9 bukan peran yang cocok untuk Lionel Messi. Dia tidak bisa menjadi pemain paling depan.
"Ide yang kami miliki adalah selalu menempatkan orang-orang di depan Lionel Messi saat tim menguasai bola," kata Lionel Scaloni kepada Libero.
"Itu memberi kami hasil di Copa America 2019," sambungnya.
Pada era Scaloni, Lionel Messi memang mendapat kebebasan dengan berada di belakang penyerang. Dari posisi itu pemain jebolan La Masia dinilai punya ruang lebih untuk mengkreasi peluang maupun mencetak gol.
"Kami membutuhkan orang-orang di depan sehingga dia bisa membantu dan menjadi lebih dalam. Bukan orang terakhir," kata Scaloni.
Panggil Lionel Messi ke Timnas
Sementara itu, Lionel Scaloni kembali mengkonfirmasi akan tetap memanggil Lionel Messi untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Argentina dijadwalkan akan bersua Ekuador dan Bolivia pada awal Oktober mendatang.
"Lionel Messi dipanggil untuk dua pertandingan ini. Jika dia tersedia, saya tidak melihat mengapa dia tidak bisa memainkan yang terbaik, seperti pemain lain," katanya.
Sementara itu, pemanggilan Lionel Messi membawa kekhawatiran bagi Barcelona. Sebab, pemerintah Spanyol punya aturan karantina bagi orang yang bepergian ke beberapa negara tertentu. Jika Messi harus menjalani karantina, maka dia bisa absen membela Barcelona.
Sumber: Libero via Marca
Baca Ini Juga:
- 5 Alasan untuk Percaya pada Barcelona Baru Era Ronald Koeman
- Barcelona Coba Kurangi Ketergantungan pada Lionel Messi, Bisakah?
- Harapan Barcelona: Main Apik, Juara, dan Bikin Leo Messi Batal Pergi
- Debut Luis Suarez dan 4 Momen Penting di Pekan ke-3 La Liga 2020/2021
- Highlights Barcelona vs Villarreal di La Liga 2020-2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
















