Betapa Bebalnya Skuad Real Madrid, Pesan Zinedine Zidane Ini tak Diindahkan
Richard Andreas | 22 Oktober 2019 11:20
Bola.net - Real Madrid kembali tampil mengecewakan ketika menelan kekalahan tandang 0-1 dari Real Mallorca akhir pekan lalu. Tepat ketika Los Blancos mulai bangkit, mereka terjatuh lagi dengan cara yang mengecewakan.
Masalah Madrid sudah sangat jelas, Zinedine Zidane sudah mendiagnosis kelemahan skuadnya sejak kekalahan konyol 3-7 atas Atletico Madrid pada pramusim lalu.
Setelahnya, pada lima pertandingan Madrid sejauh ini, Zidane terus mengatakan hal yang sama pada sesi konferensi pers pasca pertandingan. Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah dia masih belum bisa menyelesaikan masalah itu.
Apa yang sebenarnya terjadi? Menukl Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Argresif dan Intens
Pada lima pertandingan buruk tersebut, masalah Madrid bisa dirangkum dalam satu kalimat jelas: "Kami tidak bisa memasuki pertandingan dengan cara seperti ini dan kurang intensitas," kata Zidane.
Zidane sudah sangat jelas, lima kali mengulang pesan yang sama. Para pemain seharusnya sudah memahami satu pesan Zidane tersebut. Aneh jika tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini.
Lima penampilan buruk Madrid ini dimulai sejak pramusim. Mulai dari kekalahan atas Atletico, hasil imbang dengan Villarreal, kekalahan dari PSG, imbang dengan Club Brugge, dan teranyar kalah dari Mallorca.
Lima laga tersebut menjelaskan masalah Madrid: kurang agresif, kurang intens, hanya memainkan sepak bola standar.
Mengapa Jadi Masalah?
Tampil kurang agresif dan kurang intens menjadi masalah besar. Madrid mudah kebobolan pada pertandingan-pertandingan itu dan dipaksa lebih banyak mengalirkan bola di wilayah defensif mereka.
Sampai saat ini pesan Zidane belum berubah, tapi skuad Madrid masih bebal. Para pemain seperti kurang bersemangat saat turun di lapangan.
Zidane memang selalu melindungi pemain-pemainnya setelah kekalahan, berkata bahwa dia bertanggung jawab penuh. Satu-satunya kritik Zidane terhadap skuadnya adalah kurang agresif dan kurang intens itu.
Solusi?
Masalahnya, pelatih tetap bertanggung jawab penuh atas hasil pertandingan. Para pemain Madrid mungkin gagal mewujudkan instruksi Zidane, tapi pada akhirnya hanya hasil pertandingan yang dinilai.
Zidane harus menemukan solusi. Dia tahu Madrid sedang dalam situasi sulit, mereka belum aman.
Rabu (23/10/2019) dini hari WIB nanti, Madrid bakal menyambangi Galatasaray pada matchday 3 Grup A Liga Champions. Pertandingan ini bak final bagi Los Blancos, waktunya para pemain menjawab kritik Zidane itu.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Galatasaray vs Real Madrid: Tentang Harga Diri dan Mental Pasukan Zinedine Zidane
Real Madrid Juga Tertarik pada Massimiliano Allegri?
Tentang Gosip Mourinho-Madrid, Bagaimana Reaksi Zinedine Zidane?
Kesal Sama Guardiola, De Bruyne Tawarkan Diri ke Real Madrid?
Ini Pesona Istri Luis Figo, Helene Svedin, yang Membuat Ronaldo Jatuh Hati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












