Blunder di Balaidos! Trent Alexander-Arnold Langsung Dirujak Media Spanyol Usai Duel Celta Vigo vs Real Madrid

Dimas Ardi Prasetya | 8 Maret 2026 20:41
Blunder di Balaidos! Trent Alexander-Arnold Langsung Dirujak Media Spanyol Usai Duel Celta Vigo vs Real Madrid
Bek kanan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold dalam laga Liga Champions melawan Benfica, 26 Februari 2026 lalu. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Kepindahan Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid sempat dianggap sebagai langkah impian dalam kariernya. Namun, perjalanan kariernya di Spanyol tak berlangsung mulus, termasuk saat melawan Celta Vigo.

Dalam pertandingan pekan ke-27 La Liga 2025/2026 di Estadio de Balaidos, Sabtu (07/03/2026), Real Madrid memang berhasil menang 2-1. Akan tetapi, satu momen kesalahan Alexander-Arnold justru menjadi bahan pembicaraan utama.

Advertisement

Bek kanan asal Inggris itu melakukan blunder yang berujung pada gol penyama kedudukan Celta Vigo. Kesalahan tersebut membuat media Spanyol langsung menyoroti performanya secara tajam.

Alih-alih mendapat pujian atas kontribusi ofensifnya, Alexander-Arnold justru harus menghadapi kritik keras. Bahkan, beberapa media menilai kelemahan defensifnya kembali menjadi masalah serius di level tertinggi.

1 dari 3 halaman

Marca Soroti Kelemahan Bertahan Alexander-Arnold

Marca Soroti Kelemahan Bertahan Alexander-Arnold

Pemain Benfica, Andreas Schjelderup, berebut bola dengan dua pemain Real Madrid, Arda Guler dan Trent Alexander-Arnold, di leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Kesalahan Alexander-Arnold terjadi saat Real Madrid sebenarnya sedang berada di posisi unggul. Gol Aurelien Tchouameni sempat membawa tim tamu memimpin sebelum situasi berubah.

Sebuah bola panjang dari pemain Celta gagal diantisipasi dengan baik oleh Alexander-Arnold. Williot Swedberg berhasil melewatinya dengan mudah sebelum memberikan umpan matang kepada Borja Iglesias yang mencetak gol penyama.

Kesalahan tersebut langsung menjadi sorotan utama media Spanyol, terutama harian olahraga ternama Marca. Mereka menilai bek kanan Inggris itu terlihat kewalahan saat menghadapi situasi bertahan penting. "Sebuah umpan panjang di atas Trent sudah cukup bagi Williot untuk mengekspos bek sayap yang paling tidak berorientasi defensif di LaLiga," tulis media tersebut dalam laporan pasca pertandingan.

Dalam analisisnya yang cukup tajam, Marca juga menambahkan kritik lebih keras terhadap gaya bermain Alexander-Arnold. "Jangan kaget dengan Alexander-Arnold. Ia selalu seperti ini. Klopp sendiri mengatakannya tepat setelah meninggalkan Liverpool: 'Saya hanya gagal mengajarinya cara bertahan.'"

"Siapa pun yang sering menonton Liverpool tahu bahwa Trent bukanlah pemain bertahan yang hebat; kekuatannya terletak pada kemampuan maju dan mendistribusikan bola dengan umpan-umpannya yang luar biasa. Tapi bertahan? Lupakan saja, seperti yang terbukti sekali lagi dengan gol pertama Celta. Satu-satunya pertanyaan adalah apakah dia tidak tahu caranya atau hanya tidak mau."

"Jadi, jika Anda penggemar Real Madrid, jangan marah pada bek sayap Inggris itu jika Anda tidak menyukai penampilan defensifnya. Jika ada, marahlah pada siapa pun yang mengontraknya."

2 dari 3 halaman

Gol Valverde Selamatkan Madrid dari Hasil Memalukan

Gol Valverde Selamatkan Madrid dari Hasil Memalukan

Momen selebrasi Federico Valverde setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga Liga Spanyol antara Celta Vigo vs Real Madrid di Balaidos, 7 Maret 2026 (c) AP Photo/Lalo R. Villar

Beruntung bagi Alexander-Arnold, kesalahannya tidak sampai membuat Real Madrid kehilangan poin. Los Blancos akhirnya mampu memastikan kemenangan dramatis di penghujung pertandingan.

Federico Valverde muncul sebagai pahlawan dengan gol pada menit ke-94. Gol tersebut lahir dari kemelut di depan gawang yang salah satunya dipicu oleh umpan silang Alexander-Arnold.

Kemenangan ini membuat Real Madrid terus menjaga tekanan pada pemuncak klasemen. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari Barcelona dalam perburuan gelar La Liga musim ini.

Meski demikian, sorotan terhadap Alexander-Arnold tidak langsung mereda setelah laga. Kemenangan Madrid memang menutup kekurangan tim, tetapi kesalahan sang bek tetap menjadi bahan evaluasi besar bagi publik sepak bola Spanyol.

LATEST UPDATE