Carlo Ancelotti Beri Julukan ke Trio Gelandang Veteran Real Madrid sebagai Segitiga Bermuda
Abdi Rafi Akmal | 31 Juli 2022 23:28
Bola.net - Real Madrid tampil impresif pada laga uji coba pramusim saat menghajar Juventus 2-0. Selepas pertandingan, Carlo Ancelotti senang dengan performa timnya dan menjuluki trio gelandang veterannya dengan sebutan 'Segitiga Bermuda'.
Jawara La Liga 2021/2022 itu turun dengan kekuatan penuh. Lini tengah masih diisi oleh trio gelandang, Casemiro, Luka Modric, dan Toni Kroos.
Para veteran itu baru ditarik keluar pada babak kedua. Penggantinya adalah para pemain muda, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, dan Dani Ceballos yang masuk di sekitar menit ke-65.
Walau beda generasi, kedua komposisi ini menampilkan kualitas yang tidak jauh berbeda. Namun, pengalaman yang jauh lebih banyak membuat Kroos, Modric, dan Casemiro punya penilaian sendiri oleh Ancelotti.
Bolanya Hilang

Ancelotti pun menilai dua komposisi pemain tengah yang diturunkannya punya kualitas yang berbeda. Trio gelandang veteran dianggapnya punya kemampuan khusus.
Menurut Ancelotti, bolanya selalu hilang saat masuk dalam area trio veteran. Maksudnya, lawan tidak mudah merebut bola dari penguasaan Madrid.
"Saya suka kedua komposisi, klasik dan rock and roll. Saya menyebut Casemiro, Kroos, dan Modric sebagai Segitiga bermuda karena bola akan hilang saat berada di area mereka," katanya dilansir dari Football Espana.
Keputusan Komposisi

Dengan begitu, Ancelotti kini tidak usah pusing-pusing siapa saja yang layak bermain di menit awal. Hal ini jadi gambaran jelang kompetisi yang terdekat yang akan dilaksanakan.
"Di dalam sepak bola tidak ada yang namanya rahasia. Terkadang satu ragu-ragu, karena saya harus evaluasi hal-hal lainnya," kata Ancelotti.
"Skuad saat ini sangat bagus, tapi belum pasti siapa saja yang akan bermain di Piala Super. Masih ada seminggu dan kami akan melihatnya."
Julukan yang Sama

Segitiga Bermuda juga pernah diutarakan Federico Valverde seusai semifinal Liga Champions 2021/2022. Julukan Segitiga Bermuda-nya itu ditujukan kepada seluruh skuad Madrid.
Kala itu, Madrid berhasil membalikkan keadaan dari Manchester City. Setelah sempat kalah 2-3 di leg pertama, Madrid bangkit dengan menang 3-1.
Madrid seperti Segitiga Bermuda yang ditakuti oleh semua orang karena punya kemampuan menarik jatuh pesawat.
Sumber: Football Espana
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
LATEST UPDATE
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









