Dilihat dari Peringkat UEFA, La Liga Pimpin Sepak Bola Eropa Selama Delapan Musim Beruntun
Ari Prayoga | 10 September 2020 13:23
Bola.net - LaLiga Santander terus memimpin sepak bola Eropa, dan hal tersebut dapat dilihat dari peringkat UEFA, dimana klub-klub Spanyol memimpin klub-klub dari liga lain dalam delapan musim beruntun.
Ditentukan oleh hasil pertandingan Liga Champions dan Liga Europa selama lima musim terakhir, koefisien UEFA menunjukkan liga mana yang secara konsisten berhasil dan mengalahkan lawan dari negara lain di Eropa.
Kemenangan Sevilla di final Liga Europa atas tim Italia, Inter Milan pada awal Agustus memastikan bahwa LaLiga akan mempertahankan posisi terdepan dalam peringkat seperti yang telah mereka lakukan sejak musim 2012/13.
Walaupun klub-klub LaLiga berguguran di Liga Champions musim 2019/20, akan tetapi Atlético de Madrid, FC Barcelona, dan Real Madrid sempat lolos ke babak akhir kompetisi tersebut. Hal tersebut membuat LaLiga mengumpulkan 18.928 poin koefisien sepanjang musim lalu, diatas Jerman (18.714) dan Inggris (18.571) untuk menjadi liga domestik dengan performa terbaik musim lalu.
Ini memungkinkan Spanyol untuk mengkonsolidasikan posisinya di peringkat pertama, yang memperhitungkan total poin yang dikumpulkan selama lima musim terakhir. LaLiga berada di puncak dengan 102.283 poin, jauh di atas peringkat kedua Inggris (90.462) dan Jerman di tempat ketiga (74.784).
Keuntungan seperti itu seharusnya tidak terlalu mengejutkan, jika kita mempertimbangkan bagaimana LaLiga telah mendominasi dua kompetisi klub teratas UEFA selama dekade terakhir. Real Madrid memenangkan empat dari lima Liga Champions sejak musim 2013/14 hingga musim 2018/19, sementara Barcelona telah memenangkan empat trofi lagi sejak 2005/06. Selama periode tersebut, Inggris hanya memiliki tiga gelar, Italia memiliki dua, Jerman memiliki dua, yang berarti LaLiga telah memenangkan trofi lebih banyak daripada gabungan semua liga Eropa lainnya. Yang juga penting adalah bahwa bahkan ketika tim Spanyol pada akhirnya tidak menang, secara umum setidaknya ada tiga klub dari LaLiga yang memasuki kompetisi ini setiap tahun.
Kisah dominasi serupa juga terjadi di Liga Europa. Kesuksesan Sevilla 2019/20 adalah kemenangan keenam klub Andalusia itu sejak musim 2005/06 dalam kompetisi yang tadinya dikenal dengan Piala UEFA hingga 2009. Trofi tersebut juga diraih oleh Atlético de Madrid pada 2017/18, 2011/12 dan 2009/10, sementara Valencia menjuarainya pada musim 2003/04. Jadi, selama 17 musim terakhir, Spanyol telah memenangkannya 10 kali - sementara Inggris memiliki tiga kemenangan, Rusia memiliki dua, Portugal dan Ukraina masing-masing satu. Tim-tim LaLiga lainnya juga berkontribusi untuk menjaga peringkat koefisien tetap tinggi dengan berjalannya kompetisi - termasuk Villarreal, Athletic Club, Real Sociedad, Real Betis, dan RC Celta dalam beberapa musim terakhir.
Kehebatan Tim-tim Spanyol
Sejak awal abad ke-21, tepatnya setengah dari final kompetisi UEFA dimenangkan oleh tim Spanyol. Jika kita hanya menghitung 15 musim terakhir, klub-klub LaLiga telah memenangkan hampir dua dari setiap tiga gelar Eropa. Tim-tim LaLiga sangat luar biasa di final ini. Dari 15 final yang diadakan antara tim Spanyol dan tim non-Spanyol di Liga Champions atau Piala UEFA/Liga Europa sejak 2001, tim LaLiga selalu menang.
Sevilla harus percaya diri ketika mereka menghadapi juara Liga Champions Bayern Munich di Piala Super UEFA di Budapest pada 24 September. Tim asuhan Julen Lopetegui akan tahu bahwa tim LaLiga telah memenangkan pertandingan pembuka musim kompetisi sepak bola Eropa dalam sembilan dari 10 tahun terakhir, dibagi rata antara Real Madrid, Barcelona dan Atlético. Sevilla dan Valencia juga memenangkan trofi tersebut, masing-masing pada tahun 2006 dan 2004.
Sepak bola adalah permainan yang penuh kejutan, dan apa pun dapat terjadi selama 90 menit, terutama dalam waktu yang tidak pasti seperti ini. Namun seiring waktu, tim dan liga yang menunjukkan konsistensi terbesar mendapatkan hadiah terbesar. Itulah sebabnya angka koefisien terbaru UEFA semakin membuktikan bahwa tidak ada negara lain di Eropa yang mampu menyamai rekor kesuksesan luar biasa sepak bola Spanyol.
Sumber: LaLiga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

