El Clasico Tidak Lagi Tentukan Juara La Liga, Ada Apa dengan Real Madrid dan Barcelona?
Richard Andreas | 10 Maret 2020 12:00
Bola.net - Tidak seperti musim-musim sebelumnya, duel El Clasico tidak terlalu berpengaruh pada hasil akhir pertarungan Barcelona dan Real Madrid dalam memperebutkan trofi La Liga musim ini. Kedua tim sama-sama inkonsisten.
Biasanya juara La Liga lebih mudah ditebak. Tim yang memenangi El Clasico lebih berpeluang jadi juara, entah Barca atau Madrid. Pola ini berulang dan sudah terbukti bertahun-tahun.
Musim ini, Madrid terbukti lebih baik dalam dua duel El Clasico di La Liga. Pasukan Zinedine Zidane itu bermain imbang 0-0 di Camp Nou dan memetik kemenangan 2-0 di Santiago Bernabeu.
Biar begitu, justru Barca yang duduk di puncak klasemen sementara dengan 58 poin, hanya unggul 2 poin dari Madrid.
Apa artinya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Inkonsisten
Setelah duel El Clasico pekan lalu, kedua tim meraih dua hasil yang berbeda. Barca menang tipis 1-0 atas Real Sociedad, sementara Madrid menyerah 1-2 dari Real Betis.
Artinya, kedua tim tersebut masih sama-sama inkonsisten sejauh ini. Jordy Cruyff, adik pesepak bola dan manajer legendaris, Johan Cruyff, meyakini bahwa persaingan La Liga musim ini benar-benar tidak bisa ditebak karena inkonsisten.
"Kita sedang menyaksikan liga yang ditandai dengan inkonsistensi, akan ada pekan-pekan di mana Anda harus menyingsingkan lengan dan berjuang demi gelar juara," ungkap Cruyff kepada Sport.
"Salah satu tim mengalami krisis pekan ini, yang lain pada pekan berikutnya. Ini tergantung pada siapa di antara Madrid atau Barca yang tersandung."
Tidak Penting
Pada saat seperti ini, tidak penting bicara soal siapa yang salah, entah taktik atau para pemain. Cruyff tahu pada momen krusial seperti inilah fokus kedua tim benar-benar diuji.
"Barca melangkah dari kekalahan di El Clasico kembali ke puncak klasemen sepekan setelahnya, usai Madrid kalah dari Real Betis," sambung Cruyff.
"Kondisi maju-mundur yang konstan ini ada analisis berlebihan tentang taktik, para pemain, pelatih, atau petinggi klub. Itu tidak penting, bahkan bukan pada momen yang tepat."
"Ada dua bulan sisa dan ada dua trofi besar yang perlu dikejar. Ini hanya tentang fokus bermain sepak bola," tandasnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Para Pemain La Liga dengan Penurunan Nilai Jual Signifikan, Salah Satunya Eden Hazard
- Tidak Hanya Lionel Messi, Gerard Pique pun Sangat Penting untuk Barcelona Juara
- Barcelona Siap Hadang Rencana Chelsea Merekrut Marc-Andre Ter Stegen
- Mino Raiola: FIFA Itu Diktator Komunis
- Gagal di Real Madrid, Luka Jovic Hengkang ke Italia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













