Hai Fans Real Madrid, Alvaro Morata tak Layak Dipanggil 'Tikus' di Bernabeu
Asad Arifin | 4 Februari 2020 10:55
Bola.net - Alvaro Morata menjalani laga penting akhir pekan lalu. Dia kembali ke Bernabeu untuk melawan klub yang membesarkannya, Real Madrid. Alvaro Morata pun mendapat sambutan buruk dari fans Madrid.
Atletico Madrid berjumpa Real Madrid di pekan ke-22 La Liga, Sabtu (1/2/2020) malam WIB. Pada laga di Bernabeu tersebut, Atletico kalah dengan skor 1-0 lewat gol Karim Benzema pada menit 56.
Pada laga Derby Madrid tersebut, Alvaro Morata dimainkan sejak menit awal. Pemain berusia 27 tahun itu diduetkan dengan Vitolo untuk mengawal lini depan Atletico pada duel tersebut.
Alvaro Morata tidak bermain penuh selama 90 menit. Pada menit 50, Diego Simeone menariknya keluar. Diego Simeone memilih menggantikan Morata dengan Thomas Lemar untuk mengubah strategi di lapangan.
Alvaro Morata dan Sambutan Buruk Fans Real Madrid
Berdasar laporan jurnalis Marca, Raul Varela, fans Real Madrid disebut tidak memberi sambutan yang bersahabat dengan Alvaro Morata. Padahal, Morata pernah menjadi bintang dan pemain pujaan publik Bernabeu.
"Seperti sifat normal kepergiannya dari Real Madrid, dia tidak pantas disebut tikus," ucap Raul Varela dikutip dari Marca.
"Ada orang yang bersiul pada Morata dan orang-orang ini mengambil martabat stadion yang memberikan rasa hormat. Bahkan tidak ada mencicit terhadap Marcos Llorente," katanya.
Morata membuat langkah mengejutkan di awal musim 2019/2020. Dari Chelsea, dia pindah ke Atletico Madrid. Langkah serupa sebenarnya juga diambil Llorente. Pemain 25 tahun tersebut pindah langsung dari Madrid ke Atletico.
"Ketika Morata keluar, itu membuat serangan Atletico mereda di babak kedua dan Real Madrid mengambil alih permainan," kata Raul Varela.
Kecerdikan Zidane Ubah Strategi di Babak Kedua
Raul Varela juga memberi pengamatan pada performa Real Madrid di laga Derby Madrid. Setelah kesulitan di babak pertama, Zinedine Zidane membuat perubahan frontal di babak kedua dengan memainkan pemain berposisi winger.
Zidane menarik keluar Isco dan Toni Kroos dan memainkan Lucas Vazquez dan Vinicius Junior. Dari formasi 4-2-3-1, Zidane mengubah formasi di babak kedua menjadi 4-3-3. Perubahan ini kemudian menjadi kunci.
"Tentu saja, Real Madrid juga punya lini pertahanan yang kuat, paling solid di La Liga. Ini berbeda dengan Barcelona yang lebih individual," kata Raul Varela.
Real Madrid kini berada di puncak klasemen La Liga dengan meraih 49 poin. Los Blancos unggul tiga poin dari Barcelona yang berada di posisi kedua.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Belum Sesuai Harapan Real Madrid, Luka Jovic: Salahnya di Mana?
Real Madrid dan Barcelona Berebut Victor Osimhen, Seberapa Hebatnya Dia?
Luka Jovic: Real Madrid Naksir Saya? Ah, Jangan Menggoda
Kylian Mbappe Ngambek di PSG, Real Madrid Siapkan Rayuan 250 Juta Euro
Kecil Peluang Bagi Tottenham untuk Bisa Pulangkan Gareth Bale
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












