Janji Terakhir Joan Laporta Sebelum Lengser: Camp Nou Rampung 2027, Gaji Pemain Tak Lagi Mencekik
Afdholud Dzikry | 9 Februari 2026 10:15
Bola.net - Joan Laporta bersiap melepaskan jabatannya sebagai Presiden Barcelona dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini diambil demi memuluskan jalannya bertarung kembali dalam pemilihan umum bulan Maret mendatang.
Laporta berharap bisa terpilih kembali untuk satu periode lagi memimpin raksasa Catalan. Namun, nasibnya kini sepenuhnya berada di tangan para socios (anggota klub).
Sebelum benar-benar turun takhta sementara, Laporta memberikan wawancara terakhir yang penuh emosi. Ia membahas berbagai pilar penting, mulai dari progres stadion hingga kesehatan finansial klub.
Salah satu sorotan utamanya adalah proyek ambisius Spotify Camp Nou. Ia menegaskan bahwa rumah kebanggaan Blaugrana itu adalah proyek warisan terbesar dalam sejarah klub.
"Kami kembali ke rumah. Salah satu keputusan besar kami, tapi ini belum berakhir," tegas Joan Laporta kepada media resmi klub.
"Ini harus dikonsolidasikan. Seluruh Tingkat Ketiga masih belum ada. Ini adalah masa depan Barcelona," lanjutnya penuh semangat.
"Tujuannya adalah agar stadion selesai dibangun, termasuk atapnya, pada akhir tahun 2027," janji sang presiden.
Tak Ada Niat Balik ke Montjuic
Laporta juga meluruskan isu yang menyebut Barcelona mungkin harus kembali mengungsi ke Estadi Olimpic Lluis Companys. Ia memastikan tim akan tetap bermarkas di Camp Nou meski pembangunan terus berjalan.
Kordinasi dengan pihak operator liga dan federasi Eropa menjadi kunci strategi ini. Barcelona enggan kehilangan atmosfer rumah sendiri di momen krusial musim ini.
"Kami tidak berencana untuk kembali ke Estadi Olimpic karena kami berharap dapat berkoordinasi dengan La Liga dan UEFA selama empat bulan yang kami perlukan untuk membangun atap," jelas Laporta.
Sihir Hansi Flick dan Identitas Cruyff
Di sektor lapangan hijau, penunjukan Hansi Flick dianggap sebagai salah satu keberhasilan terbesar periode kedua Laporta. Pelatih asal Jerman itu dinilai sukses mengembalikan identitas asli Barcelona.
Laporta tak segan memuji Flick sebagai sosok pemenang yang disiplin. Kecocokan filosofi menjadi alasan utama mengapa tim tampil begitu trengginas musim ini.
"Dia telah membangun tim yang luar biasa, yang telah memulihkan ilusi bagi warga Catalan. Kami sangat bangga," puji Laporta.
"Dia adalah seorang 'Cruyffista', dia memahami keistimewaan klub, dia adalah pemenang sejak lahir, sangat menuntut. Dia telah mendapatkan rasa hormat dan kasih sayang dari semua orang," tambahnya.
Deco dan Transfer Cerdas
Kesuksesan Flick tak lepas dari tangan dingin Deco sebagai Direktur Olahraga. Laporta bahkan menyamakan insting mantan gelandang Portugal itu dengan sosok legendaris Txiki Begiristain.
Keputusan Deco mendatangkan nama-nama besar seperti Robert Lewandowski, Raphinha, Marcus Rashford, Jules Kounde, Dani Olmo, hingga Joan Garcia terbukti jitu. Struktur olahraga klub kini dinilai jauh lebih solid.
"Saya sangat menyukai keharmonisan yang dia (Flick) miliki dengan Deco," ungkap Laporta.
"Perekrutannya (Deco) sangat sukses. Dia adalah orang yang mengenal Barca dengan sempurna. Sebagai pemain dia adalah salah satu pemimpin tim. Dia mengingatkan saya pada Txiki (Begiristain)," ulasnya.
"Dia telah memperbarui pemain yang sudah ada di klub, dia telah merestrukturisasi bidang olahraga," lanjut Laporta.
Beban Gaji Turun Drastis
Kabar paling melegakan datang dari sektor finansial yang selama ini menjadi momok menakutkan. Laporta mengklaim Barcelona telah berhasil keluar dari jeratan rasio gaji yang tidak masuk akal.
Kesehatan keuangan klub kini sudah sesuai dengan standar ketat UEFA. Hebatnya, efisiensi ini dilakukan tanpa mengorbankan kekuatan kompetitif tim di lapangan.
"Kami telah mengurangi rasio gaji staf pemain secara signifikan, yang (tadinya) mewakili 98% dari pendapatan biasa. Sekarang kami berada di angka 58%," klaim Laporta dengan bangga.
"Kami sudah berada dalam standar UEFA dan tanpa kehilangan kekuatan kompetitif, yang juga telah diremajakan. Hasil yang baik bukan karena anugerah ilahi tetapi karena pekerjaan yang dilakukan dengan baik," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Memang Alien, Tapi Kylian Mbappe Bisa Melampauinya!
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 10:04
-
Man of the Match Valencia vs Real Madrid: Alvaro Carreras
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 06:25
-
Hasil Atletico Madrid vs Betis: Gol Antony Bungkam Metropolitano
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 02:56
LATEST UPDATE
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
-
Hati-Hati Arsenal, Guardiola Tegaskan Man City Akan Terus Mengejar!
Liga Inggris 9 Februari 2026, 12:44
-
Sassuolo vs Inter: Rating Pemain dari Banjir Gol di Markas Jay Idzes dan Kolega
Liga Italia 9 Februari 2026, 12:36
-
Bahkan Pelatih Lawan Sebut Kartu Merah Szoboszlai Tak Perlu
Liga Inggris 9 Februari 2026, 12:14
-
Digosipkan Bakal Gabung MU, Cole Palmer: Kata Siapa Tuh?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 12:01
-
Guardiola Rasakan Kemenangan Setelah Sekian Lama, Anfield Memang Seangker Itu!
Liga Inggris 9 Februari 2026, 11:45
-
Juventus vs Lazio: Rating Pemain dari Laga Dramatis di Allianz Stadium
Liga Italia 9 Februari 2026, 11:40
-
Real Madrid Jinakkan Mestalla, Alvaro Carreras: Kami Datang untuk Menang!
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 11:31
-
Beruntungnya Manchester United Punya Pemain Seperti Bruno Fernandes
Liga Inggris 9 Februari 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14








