Josep Maria Bartomeu: Saya Mau Jadi Presiden Barcelona Lagi
Yaumil Azis | 19 Oktober 2021 13:13
Bola.net - Josep Maria Bartomeu melontarkan pernyataan yang, mungkin, takkan membuat fans Barcelona senang. Ia mengaku kalau dirinya akan kembali mencoba merebut kursi presiden Barcelona di masa mendatang.
Bartomeu meninggalkan Barcelona dengan cara yang cukup memalukan. Desakan dari fans yang menuding dirinya sebagai pihak bertanggung jawab atas penurunan pencapaian klub membuatnya harus turun dari jabatannya.
Transfer pemain adalah salah satu alasan mengapa Bartomeu sering mendapatkan kritikan dari publik. Ousmane Dembele, Phillippe Coutinho, dan Antoine Griezmann adalah pemain-pemain 'gagal' yang direkrut Bartomeu dulu.
Namun yang paling parah adalah ketika sang megabintang, Lionel Messi, mencoba meninggalkan Barcelona pada tahun 2020 lalu. Pria asal Argentina itu sampai membongkar segala kebobrokan dari kepemimpinan Bartomeu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Masih Ingin Jadi Presiden
Kekalahan memalukan Barcelona di tangan Bayern Munchen dalam laga Liga Champions tahun 2020 lalu adalah puncak dari kekesalan fans terhadap Bartomeu. Di tahun yang sama, mereka melancarkan mosi tidak percaya.
Bartomeu dipastikan takkan melanjutkan kiprahnya di Camp Nou setelah pencapaian buruk ini. Dan sebelum pemilihan presiden baru dilakukan, pria berumur 58 tahun itu memilih mundur dari jabatannya.
Kendati demikian, urusan Bartomeu dengan Barcelona belum selesai. "Saya akan mengajukan diri untuk pemilihan lagi. Saya telah menghabiskan 12 musim bersama klub, dengan [Joan] Laporta, [Sandro] Rosell dan kemudian jadi presiden."
Kesalahan Bartomeu
Berkaca kembali ke masa kepemimpinannya dulu, Bartomeu sadar bahwa ada satu kesalahan yang dilakukan olehnya. Yakni mendengarkan para pemain dan tidak melakukan perubahan setelah menelan kekalahan di tangan Liverpool.
"Tidak melakukan penilaian setelah kekalahan di tangan Liverpool adalah sebuah kesalahan. Kami harus melakukan perubahan generasi," tutur Bartomeu dalam obrolan yang sama dengan Esport3.
"Saya mendengarkan para pemain dan ternyata saya salah. Kami mencapai batasan kami dari segi finansial dan kemudian pandemi mengejutkan kami semua," pungkasnya.
Sekarang, PR-PR Barcelona harus ditanggulangi oleh Joan Laporta selaku presiden baru. Krisis ekonomi dan regulasi salary cap membuat Barcelona harus merelakan Lionel Messi bergabung dengan PSG di musim panas kemarin.
(Esport3 - via Marca)
Baca Juga:
- Mengapa Dembele dan Bukan Mbappe, Barcelona? Mantan Presiden Berbicara
- 13 Gol Sebelum Usia 19, Ansu Fati Lebih Hebat dari Lionel Messi
- Akhirnya Cetak Gol Lagi Bagi Barcelona, Coutinho: Ini Baru Permulaan!
- Meski Belum Stabil, Real Madrid Diharamkan Anggap Remeh Barcelona
- Waduh, Barcelona Terancam Gagal Pertahankan Ansu Fati?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
LATEST UPDATE
-
Man of the Match West Ham vs Manchester City: Konstantinos Mavropanos
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:49
-
Baru 16 Tahun, Max Dowman Ukir Rekor Pencetak Gol Termuda di Premier League
Liga Inggris 15 Maret 2026, 05:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Elche: Federico Valverde
Liga Spanyol 15 Maret 2026, 05:32
-
Man of the Match Udinese vs Juventus: Kenan Yildiz
Liga Italia 15 Maret 2026, 05:24
-
Man of the Match Arsenal vs Everton vs Max Dowman
Liga Inggris 15 Maret 2026, 03:56
-
Man of the Match Chelsea vs Newcastle: Anthony Gordon
Liga Inggris 15 Maret 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54













