Lamine Yamal Dibandingkan Dengan Lionel Messi, Guardiola: Mustahil!
Dimas Ardi Prasetya | 7 Juni 2025 09:10
Bola.net - Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, menilai Lionel Messi tetap tak tergantikan meski banyak bakat muda bermunculan, termasuk Lamine Yamal yang kini bersinar di Barcelona.
Nama Lamine Yamal terus melejit usai tampil impresif bersama tim utama Barcelona. Meski usianya masih sangat muda, ia telah mengukuhkan peran penting dalam skuad utama Blaugrana.
Berbagai catatan bersejarah berhasil ia torehkan. Mulai dari menjadi pencetak gol termuda di La Liga hingga Liga Champions untuk Barcelona, Yamal juga sukses menembus skuad senior timnas Spanyol.
Tak heran jika banyak kalangan menjuluki Yamal sebagai permata terbaru dari akademi La Masia. Dengan semua sorotan itu, perbandingan dengan Lionel Messi pun mulai bermunculan.
Yamal dan Messi, Dua Nama yang Sulit Tidak Dibandingkan

Performa impresif Lamine Yamal membuat banyak pihak tak bisa menghindari godaan membandingkannya dengan Lionel Messi. Publik seperti kembali disuguhkan secercah harapan atas kehadiran sosok ajaib seperti Messi di masa lalu.
Gaya bermain Yamal dinilai mencerminkan karakter Messi muda: tenang, penuh teknik, dan punya naluri menyerang tajam. Banyak yang menyebut potensi sang pemain selevel dengan legenda Argentina itu.
Di usia 17 tahun, Yamal telah menunjukkan bakat luar biasa dan kedewasaan bermain yang jarang ditemukan pada pemain seusianya. Wajar jika banyak yang penasaran sejauh mana ia bisa melangkah.
Guardiola: Yamal Dewasa di Usia Muda

Josep Guardiola pun buka suara mengenai fenomena Yamal. Meski belum pernah bekerja langsung dengannya, Guardiola tak ragu melontarkan pujian.
Guardiola menyoroti kematangan bermain Yamal yang dianggap jauh melampaui usianya. Ia juga mengapresiasi cara Yamal membaca permainan dan mengambil keputusan di lapangan.
"Sungguh mengejutkan apa yang dikatakan semua orang, dan itu benar: Anda baru memperoleh kedewasaan ini pada usia 24, 25 tahun... Terkadang tampaknya seperti pemain dengan begitu banyak bakat, tampaknya Anda harus mengambil risiko pada setiap permainan,” ucapnya pada DAZN.
“Setiap permainan Anda harus melakukan tembakan tiga angka seperti (Stephen) Curry. Tidak. Ia datang ke sini, satu sentuhan, dan sekarang saya beristirahat selama tiga menit. Dan sekarang ia datang dengan sentuhan lainnya. Dan sekarang saya melakukan sedikit gerakan dan saya mengopernya lagi. Dan sekarang saya akan memenangkan permainan,” ujar Guardiola.
Messi Tetap Tak Tertandingi

Meski tak ragu memuji Yamal, Guardiola menolak tegas jika harus membandingkannya dengan Messi. Ia menegaskan bahwa Messi adalah sosok yang tak akan pernah tergantikan.
Menurutnya, meski Barcelona beruntung memiliki talenta seperti Yamal, bukan berarti dunia akan melihat “Messi baru” di lapangan.
"Ini tentang memahami permainan... sungguh mengejutkan, kenyataannya adalah bahwa kami di Barça sangat beruntung telah menemukan seorang anak muda lagi yang memiliki perspektif, saya tidak akan berkata seperti Leo, saya benar-benar minta maaf tetapi Leo, bagi saya tidak akan ada seorang pun, tidak seorang pun, tidak seorang pun di dunia seperti pemain Argentina itu, itu mustahil,” tegas Guardiola.
Klasemen Liga Spanyol
(DAZN)
Baca Juga:
- Lionel Messi di Panggung Dunia Lagi! Inter Miami Bakal Mejeng di Piala Dunia Antarklub 2025
- Misteri Absen Tujuh Bulan Terjawab: Lionel Messi Kembali Perkuat Timnas Argentina!
- Hasil MLS: Messi Dominan, Inter Miami Menang Besar
- Dembele Baru Juara Liga Champions di Usia 28: Di Usia Sama, Berapa Trofi Messi dan Cristiano Ronaldo?
- Awan Kelabu Menyelimuti Inter Miami: Ketika Lionel Messi Tak Lagi Bisa Menanggung Beban Seorang Diri
- Lionel Messi Beberkan Rivalitas dengan Ronaldo yang Ikonik
- Rapor Pemain Spanyol vs Prancis: Drama 9 Gol, Yamal MVP, Vivian Bikin Panik
- Jadi Bintang Kemenangan Spanyol, Begini Respon 'Dingin' Lamine Yamal Soal Ballon dOr
- Yamal Bersinar di Laga Spanyol vs Prancis, Isyarat Ballon dOr Semakin Dekat?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit PSIM vs Persis Solo Berakhir Imbang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 17:34
-
Melihat Tekanan Berbeda Arteta dan Guardiola di Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:20
LATEST UPDATE
-
Efek Michael Carrick: Satu Kebijakan Sederhana yang Mengubah Wajah Manchester United
Liga Inggris 7 Februari 2026, 04:14
-
Livin Mandiri Akhirnya Pecah Telur di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 6 Februari 2026, 23:47
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Madura United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:22
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42





