Lionel Messi dan Deritanya untuk Terus Menemukan Hal-Hal Baru
Richard Andreas | 11 Maret 2020 15:00
Bola.net - Lionel Messi merupakan senjata terkuat Barcelona di lini serang, tidak ada yang bisa membantah. Tim-tim lawan menghabiskan berjam-jam untuk mempelajari pergerakan Messi dan caranya mengeksekusi bola mati.
Sekarang, mau tak mau La Pulga harus mengembangkan kemampuannya lebih cepat. Banyak lawan yang mulai terbiasa dengan cara bermain Messi dan mulai memahami kebiasaannya dalam mengeksekusi tendangan bebas.
Sembari mengembangkan kemampuan individualnya, Messi pun masih harus beradaptasi dengan gaya bermain yang diusung Quique Setien. Sekarang dia memegang peran yang berbeda di lapangan.
Apa yang harus dilakukan Messi untuk menemukan sentuhan baru yang tetap bisa mengejutkan lawan?
Adaptasi Lawan
Pada pertandingan akhir pekan lalu, Real Sociedad mengubah cara mereka menghadapi situasi bola mati yang dieksekusi Messi. Alih-alih memasang pagar hidup rapat-rapat, mereka justru menarik banyak pemain ke dalam kotak penalti.
Barca memang akhirnya tetap memetik kemenangan 1-0, tapi Messi jelas kesulitan. Biasanya bola mati di posisi menguntungkan adalah makanan empuk kaki kiri Messi.
"Menjelang duel lawan pemain yang punya efektivitas seperti Messi, sepekan terakhir kami melatih cara bertahan dari situasi bola mati," jelas Mikel Merino setelah pertandingan.
"Saya kira dia pun terkejut dengan cara kami memosisikan diri."
Juga Beruntung
Ketika Messi siap menyikat tendangan bebas di menit ke-58, dua pemain Sociedad mengisi ruang kosong dekat kedua tiang gawang.
Lalu ada empat pemain dalam kotak penalti, hanya tiga yang jadi pagar hidup. Juga masih ada satu pemain yang berdiri di dekat pagar hidup untuk mengantisipasi umpan pendek.
"Anda harus siap menghadapi segalanya dan kami sudah tahu potensi Messi. Kami punya staf yang secara khusus menyiapkan situasi bola mati, kami sudah berlatih dan mendiskusikannya," ujar bos Sociedad, Imanol Alguacil.
"Semua orang sudah tahu betapa mematikannya Messi. Untungnya, hari ini taktik kami berjalan baik."
Bukan Pertama Kali
Ini bukan pertama kalinya lawan Barca menciptakan strategi baru untuk menghentikan Messi mencetak gol dari tendangan bebas. Tim-tim seperti Villarreal, Girona, Tottenham, dan Inter sudah pernah melakukannya.
Meski demikian, Messi tetaplah Messi. 46 gol dari bola mati dalam 12 musim terakhir sudah cukup membuktikan kualitasnya sebagai eksekutor tendangan bebas.
Musim ini dia telah mencetak empat gol dari tendangan bebas, dua lawan Celta Vigo, satu lawan Real Valladolid, dan satu lagi lawan Sevilla. Rekor Messi adalah delapan gol tendangan bebas dalam satu musim.
Tidak Bisa Bersantai
Sementara itu, Messi juga masih harus sedikit mengubah gaya bermainnya untuk menyesuaikan diri dengan gaya sepak bola Setien. Pelatih anyar Barca ini meminta Messi lebih sering mundur ke lini tengah untuk membangun serangan.
Alih-alih fokus menjebol gawang lawan, Messi membantu tim mengalirkan bola dari lini tengah. 12 assists sejauh ini membuktikan bahwa Messi pun senang berperan sebagai peladen.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Ter Stegen Ingin Gajinya Cuma Kalah dari Lionel Messi, Barcelona Menolak
- Pernah Jungkalkan Barcelona di Anfield, Liverpool Pede Sambut Atletico Madrid
- Jamu Napoli Tanpa Penonton, Barcelona Rugi Hampir Rp100 Miliar
- Resmi, Laga Barcelona vs Napoli Digelar Tanpa Penonton
- Juventus Siap Sikut Barcelona dan Real Madrid untuk Transfer Ferran Torres
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


