Lunin Akui Bermain Sebagai Kiper di Real Madrid Itu Berat
Dimas Ardi Prasetya | 26 Mei 2020 21:50
Bola.net - Kiper muda Real Madrid Andriy Lunin mengakui bahwa bermain sebagai penjaga gawang di skuat sekelas Los Blancos merupakan sebuah tantangan yang sangat berat.
Lunin diboyong oleh Madrid pada musim panas 2018 lalu. Akan tetapi ia tak bisa langsung mendapat tempat di skuat Los Blancos.
Ia malah disekolahkan oleh Madrid. Ia dipinjamkan ke Leganes dan Real Valladollid, dan pada musim ini ia gabung Real Oviedo selama semusim.
Akan tetapi hal tersebut tak membuat Lunin patah arang. Ia justru bertekad untuk bisa mendepak Thibaut Courtois dari posisi inti.
Tantangan Tersulit untuk Kiper
Andriy Lunin paham bahwa menjadi kiper di Real Madrid sangat berat. Sebab sedikit kesalahan saja akan mendatangkan kritikan yang masif dari media dan bahkan dari fans.
Lunin kemudian ditanya oleh AS apakah bermain di bawah mistar gawang Madrid adalah sebuah tantangan paling sulit bagi para kiper. Ia menjawab: "Ya."
“Selalu ada dan akan selalu ada kritik. Itu normal dan beberapa orang berpikir itu adalah tanggung jawab mereka," ujarnya.
"Saya memiliki pelatih, staf pelatih dan rekan satu tim saya untuk membantu saya. Saya mengelola kritik dengan baik," klaim Lunin.
Bantuan Shevchenko
Andriy Lunin kemudian mengungkapkan jasa besar legenda AC Milan Andriy Shevchenko, pada dirinya. Ia mengungkapkan bahwa pria yang kini jadi pelatih timnas Ukraina itu membantunya menjaga kepercayaan dirinya di saat situasinya di Real Valladolid tidak bagus.
"Shevchenko membantu saya dan terus banyak membantu saya dengan kepercayaan yang ia miliki pada saya karena ketika saya tidak bermain di Valladolid ia terus memanggil saya untuk tim Ukraina dan dalam semua laga persahabatan ia mengandalkan saya," ungkapnya.
“Tidak bermain selama setahun adalah bencana, jadi itu banyak membantu saya. Salah satu tujuan saya adalah menjadi No.1 [untuk tim nasional] dan untuk itu Anda harus bermain, itu sebabnya Oviedo telah memberi saya banyak kepercayaan diri. Saya berharap itu bekerja untuk masa depan," serunya.
(AS)
Baca Juga:
Real Madrid Kebut Transfer Donny van de Beek
Real Madrid Coba Jegal MU untuk Transfer Wonderkid Schalke Ini
Sebelum Pindah ke Liverpool atau MU, Sancho Diminta Belajar dari Kasus Luka Jovic
24 Tahun Lalu, Saat Atletico Madrid Patahkan Hegemoni Barcelona & Real Madrid
Real Madrid Sudah Tidak Sabar Gulingkan Manchester City dari Liga Champions
Bukan Konflik Internal, Ini Alasan Juventus Dihajar Real Madrid di Final UCL 2017
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











