Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!

Afdholud Dzikry | 20 Januari 2026 10:10
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Starting XI Real Madrid saat melawan Levante di lanjutan La Liga Spanyol, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Kemenangan Real Madrid atas Levante terasa hambar. Atmosfer Santiago Bernabeu justru terasa mencekam dan penuh amarah.

Tiga poin berhasil diamankan lewat gol Kylian Mbappe dan Raul Asencio. Namun, luka fans akibat pemecatan Xabi Alonso belum kering.

Advertisement

Amarah suporter kini meluas tak terkendali. Tak hanya Vinicius Junior, nama-nama emas lain mulai jadi sasaran.

Jude Bellingham dan Federico Valverde kini ikut dicemooh. Mereka dianggap sebagai biang kerok di balik layar Los Blancos.

1 dari 2 halaman

Bellingham Dianggap 'Pengkhianat'?

Rumor keretakan hubungan pemain dengan Xabi Alonso berdampak fatal. Fans menuding beberapa bintang sebagai penyebab sang pelatih dipecat.

Bellingham yang biasanya dipuja, kini mendapat siulan tajam. Situasi ini menjadi fenomena baru yang mengkhawatirkan.

Kylian Mbappe pun tak tinggal diam melihat rekannya diserang. Ia menegaskan kualitas Bellingham tak perlu diragukan.

"Tak ada yang meragukan kualitas Jude Bellingham. Dia punya potensi luar biasa," kata Mbappe membela.

Mbappe mengingatkan bahwa Bellingham juga manusia. Masa sulit adalah hal wajar dalam sepak bola.

"Tentu saja, ini masa sulit baginya, tapi juga untuk semua orang. Kita paham hal ini bisa terjadi," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Satu Perahu, Satu Nasib

Mbappe mencoba meredam isu perpecahan di ruang ganti. Ia menegaskan bahwa semua pemain berada di kapal yang sama.

Kritik boleh saja, tapi harus dialamatkan secara adil. Membenci individu hanya akan memperburuk krisis.

"Kita bisa terima fans tidak bahagia. Tapi mereka harus memperlakukan semua orang dengan setara," tuntut Mbappe.

"Mereka bisa mengkritik seluruh tim. Kami semua berada di perahu yang sama," tambahnya.

Kini, tugas berat menanti Alvaro Arbeloa. Pelatih anyar ini harus menyatukan kembali kepingan tim yang retak.

Laga Liga Champions melawan AS Monaco akan jadi ujian mental berikutnya. Apakah Bernabeu akan kembali ramah atau makin membara?

"Kami punya karakter dan kepribadian untuk mengubah itu di lapangan," pungkas Mbappe.

LATEST UPDATE