Memphis Depay Tenggelam, Xavi: Ini Era Meritokrasi, Bung!
Asad Arifin | 12 Januari 2022 14:46
Bola.net - Pelatih Barcelona, Xavi, menjelaskan mengapa Memphis Depay kehilangan tempat di tim utama. Menurutnya, saat ini Barcelona menganut paham meritokrasi dan tidak peduli dengan nama besar pemain.
Memphis Depay menjadi pemain yang paling diinginkan Barcelona pada era Ronald Koeman. Setelah gagal membawa Memphis pada awal musim 2020/2021, Koeman berhasil membawanya Memphis dengan status free transfer awal musim ini.
Memphis tampil menjanjikan bersama Barcelona awal musim ini. Memphis bisa menjadi andalan di lini depan. Pemain 27 tahun itu bahkan sampai saat ini masih tercatat sebagai pemain paling tajam di Barcelona musim 2021/2022.
Kok Gak Mainkan Memphis, Xavi?
Memphis awalnya masih menjadi pilihan pada awal era kepalatihan Xavi. Tapi, belakangan eks pemain Lyon mulai sulit menembus tim utama. Memphis pun gagal mencetak gol pada tiga laga terakhir bersama Barcelona.
Menurut Xavi, jika ingin bermain, maka Memphis harus menunjukkan kualitas skill dan prestasi. Sebab, Xavi tidak memilih starting XI berdasarkan pada nama besar. Xavi menganut ide-ide meritokrasi.
"Memphis sama pentingnya dengan yang lain. Pada akhirnya, starting XI berdasarkan prestasi. Ada banyak kompetisi. Untungnya, kami memiliki skuat dengan banyak pemain bagus dan kompetisi sudah dimulai," kata Xavi.
"Ini adalah meritokrasi dan mereka yang mendapatkannya akan bermain. Saya selalu begitu. Pemain terbaik akan bermain terlepas dari nama mereka. Dengan cara itu segalanya akan berjalan dengan baik," tegasnya.
Persaingan Ketat di Lini Depan

Memphis Depay kini dihadapkan pada persaingan yang pelik di lini depan Barcelona. Luuk de Jong tampil bagus belakangan ini. Lalu, Ferran Torres sudah didaftarkan dan tampaknya akan jadi pemain kunci Xavi.
Situasi bakal makin pelik ketika para pemain yang cedera mulai sembuh. Martin Braithwaite, Ansu Fati, dan beberapa pemain muda jebolan La Masia juga siap berebut tempat di lini depan.
Sementara itu, Memphis tetap punya kualitas yang membuatnya layak menjadi pilihan. Bomber timnas Belanda itu juga cukup fleksibel untuk memainkan beberapa peran berbeda di lini depan Barcelona.
Klasemen La Liga
Sumber: Sports
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Sanjungan Xavi Buat Real Madrid: Mereka Tim yang Paling Baik di Spanyol
- Barcelona vs Real Madrid: Kalau Sudah El Clasico, Klasemen La Liga Jadi Nomor 2!
- Jadwal El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Semifinal Piala Super Spanyol Hari Ini
- Jelang El Clasico, Toni Kroos: Saya Sibuk, Jarang Nonton Barcelona!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
LATEST UPDATE
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












