Mourinho Sempat Tuduh Skuat Madrid Pengkhianat
Editor Bolanet | 7 April 2014 20:41
- Sedikit demi sedikit isi buku mengenai masa kerja Jose Mourinho di Real Madrid mulai terungkap. Buku tersebut ditulis oleh Diego Torres untuk mengungkapkan perjalanan The Special One bersama Madrid.
Buku berjudul The Special One – The Dark Side of Jose Mourinho itu berusaha menjelaskan mengapa Mourinho bisa mengalami kesulitan ketika menangani Los Blancos. Berbagai kutipan sudah muncul dan The Times mengungkapkan sedikit di antaranya.
Salah satu adegan dramatis yang ditangkap oleh buku tersebut adalah suasana ruang ganti Madrid setelah laga El Clasico di Santiago Bernabeu pada 16 April 2011. Mou marah besar setelah laga yang berakhir 1-1 itu karena ada pemain yang membocorkan formasi dan para pemain yang akan diturunkannya kepada Marca.
Kalian semua adalah pengkhianat. Saya sudah bilang untuk tidak membocorkan pemilihan pemain tetapi kalian sudah mengkhianati saya. Ini menunjukkan kalian tidak berpihak kepada saya. Kalian semua bajingan. Satu-satunya teman saya di ruang ganti ini hanya (Esteban) Granero... Saya bahkan tidak yakin apa masih bisa memercayainya. Kalian sudah meninggalkan saya. Kalian semua adalah skuat paling pengkhianat yang pernah saya miliki. Kalian tak lebih dari bajingan, teriak Mourinho sembari menangis.
Mourinho yang berteriak sambil jongkok (sebagian mengatakan berlutut), berdiri setelah kata-kata itu. Ia kemudian menebar ancaman kepada para pemainnya.
Jika saya sedang dalam perang Vietnam dan saya lihat kalian menertawakan rekan sendiri, saya akan ambil pistol dan membunuh kalian dengan tangan sendiri. Sekrang tugas kalian adalah menemukan siapa yang membocorkan formasi saya. (101/hsw)
Buku berjudul The Special One – The Dark Side of Jose Mourinho itu berusaha menjelaskan mengapa Mourinho bisa mengalami kesulitan ketika menangani Los Blancos. Berbagai kutipan sudah muncul dan The Times mengungkapkan sedikit di antaranya.
Salah satu adegan dramatis yang ditangkap oleh buku tersebut adalah suasana ruang ganti Madrid setelah laga El Clasico di Santiago Bernabeu pada 16 April 2011. Mou marah besar setelah laga yang berakhir 1-1 itu karena ada pemain yang membocorkan formasi dan para pemain yang akan diturunkannya kepada Marca.
Kalian semua adalah pengkhianat. Saya sudah bilang untuk tidak membocorkan pemilihan pemain tetapi kalian sudah mengkhianati saya. Ini menunjukkan kalian tidak berpihak kepada saya. Kalian semua bajingan. Satu-satunya teman saya di ruang ganti ini hanya (Esteban) Granero... Saya bahkan tidak yakin apa masih bisa memercayainya. Kalian sudah meninggalkan saya. Kalian semua adalah skuat paling pengkhianat yang pernah saya miliki. Kalian tak lebih dari bajingan, teriak Mourinho sembari menangis.
Mourinho yang berteriak sambil jongkok (sebagian mengatakan berlutut), berdiri setelah kata-kata itu. Ia kemudian menebar ancaman kepada para pemainnya.
Jika saya sedang dalam perang Vietnam dan saya lihat kalian menertawakan rekan sendiri, saya akan ambil pistol dan membunuh kalian dengan tangan sendiri. Sekrang tugas kalian adalah menemukan siapa yang membocorkan formasi saya. (101/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Mallorca vs Madrid 4 April 2026
Liga Spanyol 2 April 2026, 19:08
-
Barcelona Berhemat: Tidak Akan Belanja Besar, Pilih Percaya La Masia
Liga Spanyol 2 April 2026, 15:15
LATEST UPDATE
-
Bayern Munchen Ikhlaskan Bintang Mereka Gabung Manchester United?
Liga Inggris 4 April 2026, 20:00
-
Kasihan! Impian Marcus Rashford Bersama Barcelona Bakal Kandas
Liga Inggris 4 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
















