'Pemain Barcelona yang Salah, Bukan Ernesto Valverde'
Yaumil Azis | 14 Januari 2020 09:08
Bola.net - Salah satu mantan penggawa Barcelona, Carles Rexach, tak sepakat dengan keputusan pemecatan Ernesto Valverde. Sebab baginya, pria berumur 55 tahun itu tidak melakukan kesalahan apapun.
Seperti yang diketahui, Valverde didepak oleh manajemen klub pada hari Selasa (14/1/2020). Posisinya kemudian diisi oleh Quique Setien, yang sebelumnya diketahui pernah menukangi Real Betis.
Valverde meninggalkan Nou Camp dalam keadaan di mana Barcelona sedang memuncaki klasemen La Liga. Mereka unggul selisih gol atas Real Madrid yang sedang berada di posisi kedua dan memiliki jumlah poin sama.
Torehannya sejauh ini terbilang cukup bagus. Namun hasil buruk yang Barcelona peroleh dalam kompetisi Supercopa de Espana pekan lalu membuat dirinya harus kehilangan pekerjaannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Valverde Tidak Salah
Sebenarnya, Valverde telah mendapatkan desakan mundur sejak penghujung musim kemarin. Ya, Barcelona tersingkir dengan cara mengenaskan di tangan Liverpool pada babak semi-final Liga Champions.
Fans Barcelona sepakat bahwa Valverde patut disalahkan atas kesialan yang menimpa klub kesayangannya selama ini. Namun Rexach, winger setia Barcelona dahulu kala, tidak sepakat dengan itu.
"Pelatih membuat keputusan namun kesalahan selalu terletak kepada pemain. Valverde tak pantas diperlakukan seperti itu," ujar Rexach kepada Radio Marca.
"Dia memenangkan dua gelar liga, raihan double, dan hanya [gagal] di Anfield dan Roma. Valverde akan menjadi yang paling diuntungkan dari semua ini," lanjutnya.
Soal Setien
Kendati demikian, ia tidak mengalami masalah kalau pihak klub mengangkat Setien sebagai penggantinya. Di matanya, Setien adalah sosok pelatih yang bagus kendati belum pernah menukangi klub besar sebelumnya.
"[Setien] adalah pelatih yang bagus, dengan pendekatan sepak bola yang orang-orang suka," tambah pria yang kini sudah berumur 73 tahun itu.
"Di Betis dia memulai dengan sangat baik, namun benar bahwa belakangan dia mulai diejek. Untuk mengontrol situasi yang naik turun seperti itu, anda harus memiliki kepribadian yang besar sebagai pelatih," pungkasnya.
(Marca)
Baca Juga:
- Mengenal Pelatih Baru Barcelona: Siapa Quique Setien? Pelatih yang Terinspirasi Johan Cruyff
- Tidak Hanya Dipecat, Ernesto Valverde Dihina dan Dipermalukan Barcelona
- Luis Suarez Absen 4 Bulan, Ini Sejumlah Alternatif Lini Serang Barcelona
- Makna Ganda Trofi Supercopa de Espana bagi Real Madrid
- Barcelona Resmi Pecat Ernesto Valverde, Tunjuk Quique Setien jadi Pengganti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Prediksi Celta Vigo vs Real Madrid 7 Maret 2026
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 19:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Madura United 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 19:50
-
Prediksi Mansfield Town vs Arsenal 7 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 19:44










