Peran Baru Lionel Messi: 5 Alasan La Pulga Cocok untuk Posisi Gelandang
Asad Arifin | 1 Oktober 2020 11:35
Bola.net - Lionel Messi telah lama dikenal dengan penyerang kanan terbaik dunia. Megabintang Barcelona itu punya kaki kiri yang sangat kuat dan banyak teknik untuk melewati pemain lawan.
Namun, dalam perkembangan karir Lionel Messi, dia juga pernah bermain di posisi lain. La Pulga pernah dimainkan sebagai penyerang tengah. Dia juga pernah bermain di posisi No. 10.
Selama bertahun-tahun dia telah memberikan hasil yang oke dalam setiap peran yang ditugaskan kepadanya oleh pelatih.
Baik itu sebagai pemain sayap di tahun-tahun awal, false nine di bawah Pep Guardiola, atau menjadi sosok pengatur serangan di era Luis Enrique.
Hingga saat ini Barcelona amat mengandalkannya untuk menjebol gawang lawan. Walau usianya mendekati 34 tahun, Lionel Messi tetap terlihat produktif. Kecepatannya tetap terlihat tak berkurang. Demikian pula dengan instingnya membaca peluang mencetak gok.
Barcelona memiliki kekosongan di lini tengah sejak kepergian Xavi dan Andres Iniesta. Mereka belum menemukan solusinya. Dengan bekal teknik individu mumpuni, Lionel Messi, bisa diberi kepercayaan menjalankan peran kedua pemain di atas.
Sportkeeda punya lima alasan kenapa Messi bisa paten sebagai seorang gelandang di Barcelona. Blaugrana amat butuh sentuhan Messi di lini kedua.
Menghidupkan Kreativitas Lini Tengah yang Lama Mati

Ada suatu masa ketika Barcelona amat membanggakan lini tengah mereka. Master umpan Xavi dan Andres Iniesta memikul tanggung jawab terbesar sebagai kekuatan kreatif dalam tim.
Sudah terbukti bahwa sejak kepergian dua gelandang terbaik sepanjang masa Blaugrana itu, klub sangat mengandalkan tiga penyerang mereka (dipimpin oleh Lionel Messi) untuk menciptakan peluang dan mencetak gol.
Para pemain seperti Arthur Melo, Philippe Coutinho, Paulinho, Ivan Rakitic, Arturo Vidal dimasukkan untuk mengisi kekosongan. Tapi mereka terlihat kesulitan menciptakan kreativitas di sektor kedua.
Meski prospek Coutinho dan Miralem Pjanic di lini tengah musim ini mungkin terlihat menjanjikan, keduanya baru saja masuk ke dalam skuad. Butuh waktu bagi mereka beradaptasi dengan sistem permainan Barca yang legendaris.
Lionel Messi bisa sangat cocok dalam formasi 4-2-3-1 sebagai gelandang serang sisi kanan dan itu mungkin memungkinkan dia untuk memotong dan mencetak beberapa gol juga. Kombinasinya dengan Coutinho dan Miralem Pjanic akan sangat mematikan.
Kepergian Luis Suarez

Barcelona baru-baru ini berpisah dengan penyerang bintang mereka Luis Suarez. Striker asal Uruguay itu bergabung dengan rival mereka di La Liga, Atletico Madrid.
Dengan salah satu pemain nomor 9 terbaik generasi terkini meninggalkan Camp Nou, artinya Barcelona harus lebih kreatif lagi menciptakan peluang mengingat belum ada tanda-tanda mereka sudah punya pengganti Suarez.
Lionel Messi memimpin daftar assist musim lalu dan mencatat rekor La Liga (21 assist). Ia selalu terlibat dalam permainan membangun ofensif Tim Catalan.
Kini ia tak punya patner Si No.9 karena Suarez sudah pergi. Barcelona secara otomatis berharap bahwa pemenang Ballon d'Or enam kali menciptakan lebih banyak peluang.
Tidak ada pemain Barcelona yang lebih cocok untuk peran berani bermain-main di pertahanan lawan dan menciptakan peluang selain Lionel Messi. Jika Ronald Koeman memulainya sebagai gelandang serang dan memberinya kebebasan untuk beroperasi di lapangan, dia masih bisa memberikan gol dan assist untuk Barcelona.
Kombinasi Maut Messi dan Coutinho

Lionel Messi sudah lama menjadi sumber gol bagi Barcelona, baik dalam hal menciptakan maupun mencetak gol. Meskipun dia memiliki rekan yang luar biasa model Suarez, ia tidak memiliki wakil yang bisa dia andalkan di lini tengah.
Philippe Coutinho telah kembali dari masa pinjamannya yang cukup sukses di Bayern Munchen dan ia membawa banyak kualitas, terutama sebagai pemain sayap kiri atau dalam peran No. 10.
Jika Koeman memilih sistem 4-2-3-1, dengan Messi di kanan dari tiga gelandang tengah dan Coutinho dalam peran No. 10, itu akan memberi keduanya kesempatan untuk bermain dengan kekuatan mereka masing-masing.
Lionel Messi telah berjuang di posisi sentral karena dia biasanya dikerumuni oleh pemain lawan setiap kali dia mengumpulkan bola di sana, tetapi ketersediaan pemain spesialis seperti Coutinho di sana akan membuat Messi bebas untuk mendikte permainan dari sayap kanan.
Faktor Usia Mulai Menua

Lionel Messi telah mempertahankan tingkat kebugaran yang sangat tinggi sepanjang kariernya. Ia tidak banyak mengalami cedera panjang.
Bermain sebagai penyerang sisi kanan di lapangan bisa jadi menuntutnya lebih banyak bergerak, karena melibatkan berlari bolak-balik dari sayap kanan ke lini tengah. Messi yang berusia 33 tahun Juni ini, tidak bisa lagi terus berlari antara sepertiga final dan kedua.
Dia perlu dimanfaatkan dalam posisi yang menambah nilai maksimal ke sisinya dan seperti yang telah kita lihat selama beberapa musim terakhir. Messi lebih nyaman dalam posisi yang sedikit lebih dalam.
Ketika ditanya tentang apakah dia melihat dirinya sebagai gelandang dalam sebuah wawancara tahun lalu, Messi mengakui bahwa ia suka bermain lebih dalam dan menciptakan peluang dari lini tengah.
"Sekarang saya biasanya menempatkan diri saya lebih dalam untuk menerima dan melakukan kontak dengan bola dan lini tengah. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan."
Lionel Messi tidak pernah menjadi striker tradisional dan sekarang tidak memiliki mesin untuk beroperasi sebagai penyerang bunglon yang efektif. Namun, keterampilan dan visinya menggiring bola masih terbaik.
Visi adalah salah satu dari sedikit keterampilan sepak bola yang tidak berkurang seiring bertambahnya usia. Bermain di lini tengah sebagai Si Nomor 10 akan memungkinkan Lionel Messi untuk memanfaatkan kemampuannya saat ini, tanpa membebani dirinya sendiri.
Membantu Pemain Muda Berkembang

Barcelona tidak memiliki striker tulen di jajaran skuat. Tampaknya Antoine Griezmann mungkin dipilih Ronald Koeman untuk memainkan peran sebagai striker sentral.
Dengan tiga gelandang di belakang penyerang tunggal, di mana Lionel Messi mengambil posisi di kanan dan Coutinho mulai di tengah, posisi di kiri akan diperebutkan beberapa pemain.
Dua pemain yang akan mendapat keuntungan dari kepindahan Messi ke lini tengah dan perubahan formasi berikutnya adalah Ansu Fati, yang telah dipromosikan ke tim utama setelah musim debut. Juga Ousmane Dembele, yang terlihat sangat fit setelah sekian lama terkapar karena cedera berat.
Para pemain sayap dapat memberikan banyak peluang ke depan dan Lionel Messi, yang dikenal memberikan umpan manis di sepertiga akhir, dapat mengaturnya dengan sempurna di dalam kotak untuk peluang mencetak gol.
Sudah waktunya bagi para pemain muda dalam skuad untuk meningkatkan dan menunjukkan potensi mereka yang sebenarnya.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari Bola.com (Penulis: Ario Yosia, 1 Oktober 2020)
Baca Ini Juga:
- Zinedine Zidane Pilih Lepas Luka Jovic?
- Kapan Eden Hazard Bermain? Bahkan Zidane pun Tidak Bisa Menjawab
- Thibaut Courtois Ungkap Kesedihan Eden Hazard Usai Mengalami Cedera Lagi
- Rumor Manchester United - Ousmane Dembele, Apa Kata Solskjaer?
- 5 Pelajaran Laga Real Madrid vs Real Valladolid: Yakin Zidane Mau Jual Luka Jovic?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







