Rayo vs Atletico Madrid: Setelah Bantai Barcelona, Eh... Giliran Los Rojibancos Terpuruk di Butarque
Editor Bolanet | 16 Februari 2026 08:38
Bola.net - Euforia kemenangan telak atas Barcelona di Copa del Rey seketika lenyap tak berbekas. Atletico Madrid justru tampil antiklimaks dan luluh lantak saat bertandang ke markas Rayo Vallecano, Minggu (15/2/2026).
Kekalahan telak 0-3 ini menjadi pukulan telak bagi pasukan Diego Simeone. Alih-alih memangkas jarak, Los Colchoneros kini tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Atletico di LaLiga. Mereka menelan kekalahan back-to-back alias dua kali berturut-turut di kompetisi domestik.
Mimpi buruk di Estadio Municipal de Butarque seolah menjadi antitesis dari performa gemilang mereka tengah pekan lalu. Skuad yang sebelumnya tampil garang, kini terlihat rapuh dan tanpa solusi.
Babak Pertama yang Menyesakkan
Sejak peluit awal dibunyikan, Rayo Vallecano langsung mengambil inisiatif serangan. Jan Oblak dipaksa bekerja keras lebih awal, menepis tembakan Pacha Espino di tiang dekat pada menit ke-31 yang sempat lolos dari pengawalan lini belakang.
Namun, pertahanan Atletico akhirnya runtuh lima menit jelang turun minum. Fran Perez dengan tenang menyapu umpan silang Andrei Ratiu, menaklukkan Oblak dan membuka keunggulan tuan rumah.
Belum sempat bernapas, gawang Atletico kembali bobol akibat kesalahan sendiri. Umpan ceroboh Clement Lenglet berhasil dipotong lawan, memicu serangan balik cepat.
Ilias Akhomach lantas mengirim bola tarik kepada Isi Palazon. Meski Oblak melakukan penyelamatan brilian, bola rebound disambar Oscar Valentin dengan cepat. Skor 2-0 menutup babak pertama yang suram bagi tim tamu.
Statistik menunjukkan betapa tertekannya Atletico. Mereka menerima tujuh tembakan tepat sasaran (shots on target) hanya di babak pertama, rekor pertahanan terburuk mereka di paruh pertama laga LaLiga sejak Maret 2011 saat melawan Real Madrid.
Pergantian Pemain Tak Berbuah Hasil
Memasuki babak kedua, Diego Simeone mencoba mengubah peruntungan. Ia memasukkan tenaga baru seperti Julian Alvarez dan Ademola Lookman untuk menambah daya gedor.
Atletico sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nico Gonzalez melepaskan dua ancaman beruntun, namun kiper Rayo, Augusto Batalla, tampil sigap mematahkan upaya tersebut.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Atletico justru kembali dihukum pada menit ke-76. Melalui skema tendangan sudut pendek, Alvaro Garcia mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan tandukan oleh Nobel Mendy.
Gol tersebut menjadi paku terakhir di peti mati Atletico malam itu. Rayo Vallecano menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0.
Susunan Pemain:
- Rayo Vallecano starting XI: Batalla, Ratiu, Lejeune, N. Mendy, Pacha Espino, Oscar Valentin, Gumbau, Isi, Akhomach, Fran Perez, De Frutos.
- Atletico Madrid starting XI: Oblak, Molina, Gimenez, Lenglet, Ruggeri, Johnny, Mendoza, Alex Baena, Nico, Almada, Sorloth.
Sejarah Baru Rayo Vallecano
Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Rayo Vallecano. Ini adalah kemenangan liga pertama mereka atas Atletico Madrid sejak Februari 2013, saat masih dilatih Paco Jemez dengan skor 2-1.
Dominasi Rayo juga terlihat dari data statistik Expected Goals (xG). Tuan rumah mencatatkan xG sebesar 1.56 dari 13 tembakan (9 on target), jauh lebih efektif dibandingkan Atletico yang hanya mencatatkan xG 1.1 dari 9 percobaan.
Bagi Simeone, hasil ini menjadi sinyal bahaya. Harapan untuk mengejar gelar juara liga kini semakin tipis, nyaris mustahil jika melihat konsistensi rival sekota mereka di puncak klasemen Liga Spanyol.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Junior Mengaku jadi Agen Rahasia Kepindahan Mbappe dan Bellingham
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:47
-
Hasil Napoli vs Roma: Gol Alisson Selamatkan I Partneopei dari Terkaman Serigala Ibukota!
Liga Italia 16 Februari 2026, 04:50
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
LATEST UPDATE
-
Fakta! Semua Bek Takut dengan Lamine Yamal
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:46
-
Prediksi Benfica vs Real Madrid 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 10:28
-
Pelajaran Baru untuk Endrick: Lagi Asyik Cetak Gol, Eh Kena Kartu Merah
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:16
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
-
Masalah Arsenal di Balik Kemenangan: Martin Odegaard Dikonfirmasi Cedera
Liga Inggris 16 Februari 2026, 09:44
-
Prediksi Galatasaray vs Juventus 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 09:43
-
Cetak 5 Gol dalam 5 Laga, Donyell Malen Ungkap Rahasia Ketajamannya di Serie A
Liga Italia 16 Februari 2026, 09:39
-
Rencana Transfer Real Madrid Musim Panas 2026: 6 Wajah Baru Siap Didatangkan!
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 09:29
-
Napoli Bertarung Bak Singa: Gol Debut Santos dan Misi Penebusan Dosa Buongiorno
Liga Italia 16 Februari 2026, 09:16
-
Bukayo Saka Main di Posisi Baru: Arsenal Menang, Arteta Senang!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 09:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 16 Februari 2026, 08:54
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 16 Februari 2026, 08:54
-
Prediksi Girona vs Barcelona 17 Februari 2026
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:52
-
Vinicius Junior Mengaku jadi Agen Rahasia Kepindahan Mbappe dan Bellingham
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:47
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

