Real Madrid Tidak Terkalahkan dalam 14 Pertandingan, Apa Rahasia Zinedine Zidane?
Richard Andreas | 10 Januari 2020 05:00
Bola.net - Real Madrid kembali mencapai level terbaiknya, kembali ditakuti setiap lawan. Setelah satu tahun yang begitu buruk, Madrid sekarang telah menempuh 14 pertandingan tanpa kekalahan.
Musim lalu, torehan itu nyaris mustahil. Madrid seakan-akan jadi tim yang jauh berbeda, tidak konsisten. Alhasil, memulangkan Zinedine Zidane dianggap sebagai solusi terbaik.
Keputusan itu terbukti tepat, Zidane memang kesulitan, tapi Madrid perlahan-lahan kembali menunjukkan kedigdayaannya. Musim ini sudah cukup menjelaskan evolusi itu, Madrid yang sekarang dengan Madrid yang di awal musim jelas berbeda.
Apa yang sebenarnya dilakukan Zidane? Mengutip Sport, gulir ke bawah ya, Bolaneters!
14 Pertandingan Tanpa Kekalahan
Teranyar, Madrid mengalahkan Valencia 3-1 pada semifinal Supercopa de Espana, Kamis (9/1/2020). Sergio Ramos dkk. bermain seperti Madrid yang seharusnya, yang berani mendominasi penguasaan bola.
Kemenangan itu melengkapi torehan positif El Real beberapa bulan terakhir. Mereka telah melewati 82 hari tanpa merasakan kekalahan, catatan yang luar biasa.
Madrid terakhir kali kalah di kandang Real Mallorca, setelah itu pasukan Zidane bisa memetik sembilan kemenangan dan lima hasil imbang.
Sebelum laju positif ini, Madrid kebobolan 14 gol dalam 12 pertandingan. Pertahanan mereka rapuh dan penampilan Thibaut Courtois meragukan. Kini, mereka hanya kebobolan tujuh gol dalam 14 pertandingan. 7 clean sheets dan mencetak 35 gol.
Apa yang Berbeda?
Madrid bisa menang besar atas Eibar (0-4), Getafe (0-3), dan Valencia (1-3). Namun, pada beberapa laga sulit, mereka cuma bisa bermain imbang, PSG (2-2), Valencia (1-1), Barcelona (1-1), yang membuktikan masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
Bagaimanapun, Zidane telah mengubah Madrid. Dia mengembalikan Madrid seperti sedia kala, yang tampil percaya diri dengan keyakinan memenangkan setiap pertandingan.
Sebenarnya tidak ada rahasia berarti di balik perubahan tersebut. Zidane hanya mengembalikan Madrid seperti sebelumnya, yang sebenarnya lebih soal mengubah mentalitas daripada gaya bermain.
"Tim telah bekerja sangat keras untuk bermain di level seperti ini dan rasanya memuaskan bisa melihat dinamika di setiap pertandingan. Saya pernah berkata kami harus mencapai level terbaik, dan tidak tahu apakah sekarang kami sudah mencapainya, tapi performa ini jelas memuaskan," tegas Zidane.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Enggan Bicarakan Kontrak Baru, Kylian Mbappe Buka Harapan untuk Real Madrid?
- Manchester United, Opsi Paling Masuk Akal untuk Christian Eriksen
- Zinedine Zidane Angkat Topi untuk Performa Isco
- Paul Pogba Disebut Bakal Jadi Pembelian Mubazir Bagi Real Madrid, Kok Bisa?
- Selain Toni Kroos, Pemain-Pemain Ini Juga Pernah Cetak Gol dari Sepak Pojok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











