Review: Comeback Barca, Kembalinya Messi
Editor Bolanet | 10 Februari 2014 05:10
- menjamu Barcelona FC di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dalam jornada 23 La Liga. Pertandingan ini digelar pada Senin (10/02).
Bermain di lapangan yang kurang maksimal, Barca sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan skor dengan luar biasa. Kemenangan 4-1 ini penting bagi Barca untuk kembali ke puncak klasemen sementara La Liga.
Lapangan diguyur hujan lebat dan tergenang. Akan tetapi, bola masih bisa bergulir dan perangkat pertandingan memutuskan untuk tetap menggelar laga dengan kondisi lapangan yang licin.
Dengan kondisi lapangan yang berat, Sevilla mengawali laga dengan agresif. Mereka memberikan pressing ketat kepada para pemain Barca pada awal-awal laga. Setelah menjajal kekuatan lawan selama 15 menit, Sevilla yang unggul lebih dulu.
Lewat kerjasama yang indah, melepas tembakan ke gawang Barca. Bola memantul dan berbelok arah setelah mengenai kaki Marc Bartra, membuat Victor Valdes mati langkah.
Barca seperti tak bisa lepas dari tekanan Sevilla. Beberapa kali para pemain Barca melakukan kesalahan sendiri, mungkin karena kondisi lapangan yang memang kurang sempurna. Tampil buruk, Barca mendapat keberuntungan menjelang menit ke-34.
Nicolas Pareja melakukan sliding tekel terhadap Lionel Messi - yang kemudian dianggap pelanggaran oleh wasit. Tayangan ulang menunjukkan bahwa keputusan wasit itu masih bisa diperdebatkan. Tendangan bebas itu diambil sendiri oleh Messi.
La Pulga mengirim umpan ke mulut gawang Sevilla dari tendangan bebas tersebut yang berhasil diselesaikan oleh Alexis Sanchez menjadi gol. Masalahnya adalah Sanchez dan sudah berada dalam posisi offside ketika bola dimainkan. Barca beruntung karena wasit tetap mengesahkan gol ini.
Menjelang babak pertama berakhir, Messi mencetak gol indah untuk membawa Barca berbalik unggul. Lewat serangan balik cepat, Barca berhasil mengeksploitasi pertahanan Sevilla. Namun penyelesaian akhir Messi dalam gol kedua Barca ini memang benar-benar indah. Babak pertama diakhiri dengan skor 1-2.
Babak kedua berjalan sekitar 11 menit, Messi kembali mencetak gol. Mendapat umpan brilian dari Andres Iniesta, Messi kembali mencetak gol indah dari sudut sempit di luar kotak penalti lawan. Dua gol ini seakan membuktikan bahwa Messi tidak pernah kehilangan ketajamannya.
Pesta kemenangan Barca diakhiri oleh pemain pengganti Cesc Fabregas pada menit ke-88. Menerima umpan cerdas dari Alexis, Fabregas men-chip bola melewati Beto untuk membuat skor menjadi 1-4.
Keunggulan Barca itu bertahan hingga menit terakhir pertandingan. Dengan hasil itu, Barca sukses menyusul dua kontestan lain di puncak klasemen; Atletico Madrid dan Real Madrid. Kini ketiga klub itu sama-sama mengumpulkan 57 poin dari 23 pertandingan.
Statistik Sevilla - Barcelona
Bermain di lapangan yang kurang maksimal, Barca sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan skor dengan luar biasa. Kemenangan 4-1 ini penting bagi Barca untuk kembali ke puncak klasemen sementara La Liga.
Lapangan diguyur hujan lebat dan tergenang. Akan tetapi, bola masih bisa bergulir dan perangkat pertandingan memutuskan untuk tetap menggelar laga dengan kondisi lapangan yang licin.
Dengan kondisi lapangan yang berat, Sevilla mengawali laga dengan agresif. Mereka memberikan pressing ketat kepada para pemain Barca pada awal-awal laga. Setelah menjajal kekuatan lawan selama 15 menit, Sevilla yang unggul lebih dulu.
Lewat kerjasama yang indah, melepas tembakan ke gawang Barca. Bola memantul dan berbelok arah setelah mengenai kaki Marc Bartra, membuat Victor Valdes mati langkah.
Barca seperti tak bisa lepas dari tekanan Sevilla. Beberapa kali para pemain Barca melakukan kesalahan sendiri, mungkin karena kondisi lapangan yang memang kurang sempurna. Tampil buruk, Barca mendapat keberuntungan menjelang menit ke-34.
Nicolas Pareja melakukan sliding tekel terhadap Lionel Messi - yang kemudian dianggap pelanggaran oleh wasit. Tayangan ulang menunjukkan bahwa keputusan wasit itu masih bisa diperdebatkan. Tendangan bebas itu diambil sendiri oleh Messi.
La Pulga mengirim umpan ke mulut gawang Sevilla dari tendangan bebas tersebut yang berhasil diselesaikan oleh Alexis Sanchez menjadi gol. Masalahnya adalah Sanchez dan sudah berada dalam posisi offside ketika bola dimainkan. Barca beruntung karena wasit tetap mengesahkan gol ini.
Menjelang babak pertama berakhir, Messi mencetak gol indah untuk membawa Barca berbalik unggul. Lewat serangan balik cepat, Barca berhasil mengeksploitasi pertahanan Sevilla. Namun penyelesaian akhir Messi dalam gol kedua Barca ini memang benar-benar indah. Babak pertama diakhiri dengan skor 1-2.
Babak kedua berjalan sekitar 11 menit, Messi kembali mencetak gol. Mendapat umpan brilian dari Andres Iniesta, Messi kembali mencetak gol indah dari sudut sempit di luar kotak penalti lawan. Dua gol ini seakan membuktikan bahwa Messi tidak pernah kehilangan ketajamannya.
Pesta kemenangan Barca diakhiri oleh pemain pengganti Cesc Fabregas pada menit ke-88. Menerima umpan cerdas dari Alexis, Fabregas men-chip bola melewati Beto untuk membuat skor menjadi 1-4.
Keunggulan Barca itu bertahan hingga menit terakhir pertandingan. Dengan hasil itu, Barca sukses menyusul dua kontestan lain di puncak klasemen; Atletico Madrid dan Real Madrid. Kini ketiga klub itu sama-sama mengumpulkan 57 poin dari 23 pertandingan.
Statistik Sevilla - Barcelona
Penguasaan bola: 73% - 27%
Shot (on goal): 11 (6) - 10 (2)
Corner: 6 - 5
Pelanggaran: 9 - 14
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Sevilla: Beto; Diogo, Pareja, Fazio, Alberto Moreno; Iborra (Trochowski, 64), Rakitic, Carrico; Vitolo (Jairo, 77'), Gameiro (Cheryshev, 64'), Bacca.
Susunan pemain Barcelona: Valdes; Montoya, Pique, Bartra, Adriano; Song, Xavi (Busquets, 83'), Iniesta; Alexis (Sergi Roberto, 89'), Messi, Pedro (Fabregas, 73'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
-
3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
Piala Dunia 3 September 2026, 13:13
-
Barcelona Pernah Ditawari Nick Woltemade, tapi Pilih Gabriel Jesus: Ini Alasannya
Liga Spanyol 3 September 2026, 12:47
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
-
Cesc Fabregas Dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A 2025-26
Liga Italia 3 September 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





