Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Aga Deta | 15 September 2026 11:09
Bola.net - Rodri menilai Barcelona memiliki peluang untuk menjuarai Liga Champions, tetapi masih harus meningkatkan sejumlah aspek permainan. Gelandang asal Spanyol itu meminta tim lebih mengutamakan konsistensi dan soliditas daripada sekadar mengandalkan permainan menyerang.
Rodri bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2026 setelah menghabiskan tujuh tahun bersama Manchester City. Selama berada di Inggris, ia meraih empat gelar Liga Inggris dan menjadi bagian penting saat City menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya pada 2023.
Barcelona terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada musim 2014-2015. Sejak saat itu, pencapaian terbaik mereka adalah mencapai semifinal pada musim 2018-2019 dan 2024-2025.
Barcelona mengawali musim ini dengan hasil impresif dengan memenangi lima pertandingan pertama Liga Spanyol dan mencetak 21 gol. Mereka kemudian mengawali perjalanan di Liga Champions dengan kemenangan 5-1 atas Feyenoord.
Rodri Tak Anggap Barcelona Favorit

Rodri melihat gelar Liga Champions sebagai target yang realistis bagi Barcelona musim ini. Namun, ia tidak menempatkan timnya sebagai favorit karena masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki untuk mencapai level juara.
Gelandang berusia 30 tahun itu menilai Barcelona harus memahami perjalanan mereka dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, proses tersebut penting agar skuad mengetahui standar yang dibutuhkan untuk kembali menjadi juara Eropa.
"Ya, jelas saya melihat bahwa gelar itu adalah sesuatu yang realistis dan memang demikian. Bisa dikatakan, itu adalah satu langkah kecil yang masih harus kami lakukan untuk memantapkan diri dan menunjukkan kepada Eropa tim seperti apa kami," jelas Rodri.
"Selain itu, saya rasa kami bukan favorit. Kami harus memahami dari mana kami berasal, kami harus memahami apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara, dan tim ini masih perlu menyempurnakan beberapa hal untuk menjadi juara," lanjutnya.
Rodri Soroti Pentingnya Momen

Pengalaman Rodri bersama Manchester City membuatnya memahami tuntutan Liga Champions. Ia pernah membantu City mengakhiri penantian panjang mereka di kompetisi tersebut dengan mencetak gol kemenangan pada final 2023 melawan Inter Milan.
Rodri menilai kualitas pemain saja tidak cukup untuk membawa Barcelona melewati fase gugur. Menurutnya, kemampuan membaca dan mengelola momen penting dapat menentukan keberhasilan sebuah tim dalam perjalanan menuju trofi.
"Para pemain seperti saya juga datang sedikit untuk itu, untuk berkembang dan memberikan kepada tim bagian yang menurut saya penting untuk memenangkan gelar yang begitu unik seperti Liga Champions. Saya pikir Liga Champions bukan turnamen tentang siapa yang terbaik, melainkan turnamen tentang momen dan memahami apa yang harus dilakukan pada momen tersebut, dan saya pikir mungkin itulah celah yang masih dimiliki tim ini," ujar Rodri.
"Jika Anda bertanya kepada saya apakah ada peluang, itulah alasan saya datang ke sini," tegasnya.
Rodri Minta Barcelona Belajar dari Kesalahan

Barcelona memiliki sejumlah pengalaman pahit di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Rodri menilai kesalahan seperti kartu merah, penalti, serta kebobolan yang tidak perlu harus diminimalkan ketika menghadapi pertandingan fase gugur.
Menurutnya, Barcelona tidak selalu harus tampil dengan gaya menyerang yang sangat dominan. Konsistensi dalam menjaga pertahanan justru bisa menjadi pembeda ketika menghadapi lawan-lawan kuat di babak penentuan.
"Ini sedikit seperti yang Anda katakan, mereka harus mengendalikan momen-momen yang menentukan dalam sebuah pertandingan dua leg, ketika pertandingan penting datang. Kartu merah, penalti, mungkin tidak kebobolan lebih banyak dari yang diperlukan," papar Rodri.
"Semua hal itu menentukan apakah Anda lolos atau tidak. Jadi, mungkin lebih berharga untuk tidak terlalu produktif dalam menyerang tetapi lebih konsisten dan solid," tambahnya.
Rodri Sebut Pengalaman Jadi Kunci

Rodri menyadari Barcelona masih berada dalam proses belajar meski mampu mengawali musim dengan sangat meyakinkan. Ia percaya pengalaman dari kegagalan sebelumnya dapat menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan di Liga Champions.
Pemain Timnas Spanyol itu juga melihat perjalanan menuju gelar sebagai proses yang tidak bisa berlangsung secara instan. Menurutnya, kegagalan dan pembelajaran dari setiap musim akan membantu para pemain memahami cara memenangkan pertandingan besar.
"Tim-tim yang mampu menang telah menunjukkan hal itu kepada Anda, jadi itulah ruang yang masih bisa kami perbaiki dan saya yakin akan hal tersebut. Namun, itu juga berkaitan dengan pengalaman," tutur Rodri.
"Saya selalu mengatakan bahwa sebelum Anda menang, Anda harus kalah dan belajar, dan kami yang pernah memenangkan hal-hal penting memahami hal itu. Saya sudah berkali-kali bermain di Liga Champions sebelum akhirnya kami mampu menang, jadi saya memahami bahwa ada proses pembelajaran dalam pengalaman tersebut, dan saya memahami bahwa para pemain belajar dari tahun ke tahun," pungkasnya.
Sumber: Goal International
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
5 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
Lain Lain 15 September 2026, 09:00
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
LATEST UPDATE
-
Gabriel Jesus Siap Bersaing dengan Raphinha di Barcelona
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:19
-
Prediksi Man Utd vs Brighton 17 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 12:08
-
Mikel Arteta Tegaskan Arsenal Siap Hadapi Jadwal Padat
Liga Inggris 15 September 2026, 11:44
-
Prediksi Milan vs Benfica 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 11:15
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
-
Prediksi Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 10:04
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
Liga Inggris 15 September 2026, 09:24
-
Prediksi Omonia vs Celta 16 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 09:11
-
5 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
Lain Lain 15 September 2026, 09:00
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
-
Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 06:52
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
