Rugi Sampai Rp3,4 Triliun, Presiden Barcelona pun Pasrah Kalau Sudah Bicara Uang
Richard Andreas | 26 Juli 2020 18:40
Bola.net - Barcelona sepertinya bakal puasa belanja pemain sampai beberapa musim ke depan. Saat ini kondisi finansial klub benar-benar buruk karena hantaman pandemi virus corona.
Benar, presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, terang-terangan mengakui bahwa kondisi finansial klub benar-benar buruk. Barca merupakan salah satu klub terbesar di dunia, tapi ternyata pilar keuangan mereka tak setangguh yang diharapkan.
Gaji pemain sudah dipotong sejak beberapa bulan lalu, dan Barca bergantung pada bantuan pemerintah untuk membayar gaji staf dan sisa gaji pemain. Jangankan bicara transfer, Barca sekarang sudah megap-megap bertahan sewajar mungkin.
Mengapa demikian? Baca penjelasan Bartomeu selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Rugi 200 juta euro (3,4 triliun rupiah)
Bartomeu mengakui saat ini kondisi klub mulai membaik, tapi tetap saja tidak ideal. Barca kehilangan sumber utama pemasukan sejak berbulan-bulan lalu, dan sampai sekarang mereka masih bergantung pada bantuan pemerintah.
"Kami menyaksikan serangan pandemi di seluruh dunia dan kabarnya bursa transfer musim panas nanti bakal rumit karena kesepakatan pertukaran pemain, itulah yang memang terjadi," ujar Bartomeu kepada Mundo Deportivo.
"Sejak 14 Maret, kami tidak menerima uang sepeser pun. Kami telah mengalami kerugian sebesar 200 juta euro (3,4 triliun rupiah). 200 juta!"
"Kami sudah cukup pulih dengan memotong gaji dan menggunakan ERTE (regulasi kepegawaian sementara, pemerintah membayar 70 persen gaji pegawai)," imbuhnya.
Sampai beberapa musim ke depan
Lebih lanjut, Bartomeu pun yakin dampak pandemi ini tidak akan selesai dalam waktu singkat. Barca mungkin masih akan kesulitan hingga dua-tiga musim ke depan, yang bakal memengaruhi proyek pengembangan tim.
"Kami harus menutup toko dan museum, tidak ada penjualan tiket. Kami telah mengembalikan uang tiket untuk pertandingan yang tidak bisa ditonton. 200 juta euro adalah pukulan berat," sambung Bartomeu.
"Pandemi ini bakal berdampak sampai dua atau tiga musim ke depan. Tidak ada yang berpikir situasinya bakal beres musim depan."
Barca paling parah
Lalu, Bartomeu pun mengakui bahwa Barca merupakan salah satu klub yang paling terpukul dengan pandemi. Barca boleh jadi klub besar, tapi jelas-jelas kesulitan.
"Saya mengatakannya karena jika ada yang berpikir pandemi ini tidak memengaruhi Barca, mereka salah besar," lanjut Bartomeu.
"Ini memengaruhi klub-klub besar Eropa dan Barca adalah klub yang paling terdampak," pungkasnya.
Sumber: Mundo Deportivo
Baca ini juga ya!
Sukses di Leeds United, Lionel Messi Ingin Barcelona Datangkan Marcelo Bielsa?
Inter Milan Menggoda, Lionel Messi Punya 2 Alasan untuk Tinggalkan Barcelona
Daniela Jehle, si Pirang Pemilik Hati Marc-Andre ter Stegen
Transfer Lionel Messi ke Inter Milan Hanya Fantasi
Terungkap, Jeremy Mathieu Sebenarnya Tidak Ingin Pindah ke Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











