Sederet Kisah Menarik di Balik Adu Penalti Real Madrid
Richard Andreas | 14 Januari 2020 05:40
Bola.net - Real Madrid memenangi adu penalti kontra Atletico Madrid untuk menjuarai Supercopa de Espana 2020, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Kemenangan Madrid ini menyisakan banyak cerita, khususnya perihal menembak bola dari titik putih itu.
Yang mengejutkan, Dani Carvajal maju sebagai penendang pertama untuk Los Blancos. Ternyata ini adalah penalti pertama Carvajal sebagai pesepak bola profesional, untung dia tidak gagal.
Saul Niguez mengikuti jejak Juanfran sebagai pemain Rojiblanco pertama yang gagal di adu penalti kali ini. Dia mengecoh Thibaut Courtois, tapi bola membentur tiang gawang.
Setelah ini, situasinya memburuk bagi Atleti. Mereka belum pernah gagal membalikkan keadaan setelah awal yang buruk.
Mengutip Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Aksi Courtois
Courtois sendiri pernah menerima kritik keras musim ini, tapi pada pertandingan itu dia mencapai level permainan terbaiknya dan menjadi pahlawan di adu penalti.
Ternyata sebelum adu penalti dimulai, mantan kiper Chelsea ini melihat riwayat sejumlah algojo penalti Atleti, dia berusaha menebak sisi favorit yang selalu diincar sang penendang.
Hasilnya, Courtois membuat penyelamatan gemilang untuk tendangan Thomas Partey. Penyelamatan ini layak membuatnya menyandang status salah satu pemain terbaik musim ini.
Penendang Madrid
Madrid pada dasarnya tampil sempurna, menuntaskan empat tembakan penalti. Bahkan salah satu kiper terbaik di Eropa saat ini, Jan Oblak, tidak punya kesempatan menepis bola.
Rodrygo, Luka Modric, dan Sergio Ramos mengikuti jejak Carvajal dalam melesakkan bola ke dalam gawang. Gaya menendang Rodrygo bahkan cukup menarik.
Bocah Brasil ini merupakan satu-satunya pemain muda dalam daftar algojo tersebut, yang ternyata merupakan permintaan khusus dari Toni Kroos.
"Ketika mereka memutuskan siapa yang harus menendang, saya sedikit menunggu, sebab ada pemain lain dengan pengalaman lebih. Kroos berkata saya harus menendang. Dia bersikeras, berkata 'Rodrygo, Rodrygo'," ungkap mantan pemain Flamengo ini.
Tanpa Panenka
Satu-satunya kejutan adalah ketika Ramos menendang penalti biasa, bukan panenka seperti biasanya. Bagaimanapun, bola masih tetap tidak bisa dihadang Oblak.
Kapten Spanyol ini kemudian mengaku sempat mempertimbangkan eksekusi panenka, tapi batal melakukannya karena kondisi pergelangan kaki yang tidak maksimal.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Luis Suarez Absen 4 Bulan, Lewatkan El Clasico dan Kualifikasi Piala Dunia
Zinedine Zidane Bukan Pelatih Biasa
2 Kunci Kemenangan Madrid: Federico Valverde dan Thibaut Courtois
Federico Valverde 'Korbankan Diri', Jan Oblak Berbesar Hati
Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Barcelona dan Ernesto Valverde Jadi Bahan Ejekan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















