Sejumlah Tugas Berat Menanti Quique Setien di Barcelona, Apa Saja?
Aga Deta | 16 Januari 2020 09:46
Bola.net - Quique Setien baru saja diangkat sebagai pengganti Ernesto Valverde di Barcelona. Setien diikat dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun di Camp Nou.
Metro pernah menulis melatih Barcelona merupakan salah satu keinginan terbesar Setien dalam kariernya. Sementara Barcelona memilih Setien karena dinilai cocok dengan filososi permainan klub yang mengusung sepak bola menyerang.
Keputusan Barcelona menunjuk Quique Setien sebagai pelatih baru dinilai cukup megejutkan. Mantan pelatih Real Betis itu bukan sosok yang populer.
Ia juga kurang dikenal publik Camp Nou. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih Barcelona, Setien berstatus menganggur, setelah dipecat Real Betis karena hubungannya dengan manajemen klub memburuk.
Namun keputusan telah dibuat. Kini, pria berusia 61 tahun itu resmi duduk di kursi kepelatihan Blaugrana. Bersama Barca, Quique Setien memiliki sejumlah tugas berat.
Setidaknya ada empat tugas berat yang menanti Quique Setien di Barcelona. Berikut perinciannya.
1. Optimalkan Pemain Tak Terpakai
Bersama Barcelona, Quique Setien dituntut bisa mengoptimalkan pemain yang dimiliki. Misalnya Philippe Countinho yang saat ini malah dipinjamkan ke Bayern Munchen.
Padahal, Coutinho memiliki performa yang cukup bisa diandalkan. Ia juga dituntut mengoptimalkan penampilan Arthur Melo dan Ousmane Dembele. Kabarnya, tiga pemain ini bisa menjadi opsi trio yang membantu penyerangan dalam skema Setien.
Bukan hanya trio tersebut, Setien juga dituntut mulai mencari alternatif pemain muda yang bisa dijadikan tumpuan masa depan klub.
Hal itu sudah dilakukan pada sesi latihan pertamanya bersama Barca. Setien memberi kesempatan berlatih kepada pemain muda yang jarang dipanggil Valverde, seperti Inaki Pena, Araujo, Carles Perez, Riqui Puig, dan Ansu Fati.
2. Kembali Terapkan Tiki Taka
Untuk mencuri perhatian suporter Barcelona, banyak yang mengharapkan Quique Setien mengembalikan taktik yang membuat Barcelona menjadi klub perkasa dan tak terkalahkan.
Taktik tersebut adalah tiki-taka. Sejatinya, Pep Guardiola adalah pelatih yang menerapkan taktik tersebut di Barcelona.
Namun, akan jadi daya tarik tersendiri jika Quique Setien bisa membawa kembali keindahan tika-taka ke Camp Nou. Ia juga bisa mencuri hati Barcelonistas jika berhasil membawa tika-taka kembali. Tiki-taka menjadi salah satu taktik yang paling disukai penggemar Barcelona.
3. Kembalikan Performa Gerard Pique
Ini mungkin bakal menjadi salah satu tugas yang paling sulit Quique Setien di Barcelona. Blaugrana memiliki banyak pemain bertahan kelas dunia, namun beberapa di antaranya sedang dalam kondisi tak optimal.
Misalnya Gerard Pique. Performa bek berusia 32 tahun itu seharusnya tak perlu diragukan lagi. Namun, penampilan Pique bersama Ernesto Valberde dinilai tak optimal.
Masalahnya, bek asal Spanyol itu tengah berselisih paham dengan manajemen Baracelona. Bakal menjadi tugas berat Setien untuk kembali membuat dua pihak yang berselisih itu akur.
Jika Gerard Pique berhasil tampil optimal, besar kemungkinan pertahan Barcelona jadi lini terkuat di La Liga.
4. Mempersembahkan Treble
Belum ada tiga hari Quique Setien menjabat sebagai pelatih Bracelona, namun Presiden klub, Josep Maria Bartomeu, telah menambah beban Setien.
Bartomeu berharap agar Setien bisa mempersembahkan treble winner untuk Blaugrana, jika tidak musim ini, setidaknya satu kali sepanjang kariernya di Camp Nou. Itu berarti Setien harus mengangkat trofi Liga Champions, Copa del Rey, dan Liga Spanyol.
Kondisi tersebut termasuk berat. Rekam jejak Setien tidak terlalu gemilang. Sejauh ini, Barcelona baru dua kali merengkuh treble winner.
Pertama bersama Pep guardiola pada musim 2008-2009 dan yang kedua bersama Luis Enrique pada 2014-2015. Sekadar informasi, dua pelatih yang pernah merengkuh treble bersama Barca itu memiliki catatan menakjubkan di kancah internasional.
Sumber: Ronaldo.com
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 15 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59



