Sevilla vs Barcelona: Rapuh di Belakang, Hilang Kreativitas di Tengah, Mandul di Depan
Gia Yuda Pradana | 6 Oktober 2025 11:12
Bola.net - Barcelona mengalami malam yang tak akan mereka lupakan di Ramon Sanchez Pizjuan. Datang dengan status tak terkalahkan di tujuh laga awal La Liga 2025/2026, skuad asuhan Hansi Flick justru dipermalukan Sevilla dengan skor telak 1-4.
Gol-gol dari Alexis Sanchez, Isaac Romero, Jose Angel Carmona, dan Akor Adams menjadi bencana bagi tim tamu. Satu-satunya gol Barcelona dicetak oleh Marcus Rashford, tetapi itu tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan yang didominasi tuan rumah.
Ironisnya, Wojciech Szczesny justru menjadi pemain terbaik Barcelona malam itu meski kebobolan empat gol. Kiper asal Polandia itu membuat beberapa penyelamatan gemilang yang mencegah kekalahan lebih besar.
Di luar Szczesny, hampir semua pemain Barcelona tampil di bawah standar. Mulai dari lini belakang yang rapuh, lini tengah yang kehilangan kreativitas, hingga lini depan yang mandul — semuanya berkontribusi pada kekalahan menyakitkan ini.
Pau Cubarsi: Runtuh di Bawah Tekanan
Pau Cubarsi tampil tak seperti biasanya. Bek muda ini kesulitan menjaga koordinasi di lini belakang dan beberapa kali gagal mengantisipasi pergerakan cepat pemain Sevilla. Ia juga tampak ragu dalam mengambil keputusan, terutama ketika menghadapi serangan balik lawan.
Meskipun akurasi umpannya cukup baik, secara defensif Cubarsi tampil mengecewakan. Ia gagal menjaga jarak ideal dengan rekan-rekan bek lainnya, yang membuat jebakan offside sering kali kacau dan dimanfaatkan dengan baik oleh Sevilla.
Ronald Araujo: Malam Sulit Sang Pemimpin
Sebagai kapten lini belakang, Ronald Araujo diharapkan bisa menjadi sosok penenang. Akan tetapi, di laga ini, ia justru tampil tak konsisten. Umpannya sering tidak akurat, dan ia beberapa kali kehilangan posisi dalam mengawal penyerang lawan.
Araujo juga kalah cepat dalam duel dengan pemain-pemain Sevilla yang tampil agresif. Penampilannya yang biasanya solid dan berani berubah menjadi penuh keraguan. Barcelona pun kehilangan figur pemimpin di jantung pertahanan.
Dani Olmo: Mesin Serangan yang Mati
Dani Olmo gagal memberikan energi di lini tengah. Ia terlihat pasif dan jarang terlibat dalam aliran bola. Keputusan-keputusannya lambat dan ia sering terlambat mengirim bola ke depan, membuat serangan Barcelona mudah dipatahkan.
Minimnya kreativitas Olmo membuat Barcelona kehilangan arah dalam menyerang. Lini tengah yang biasanya jadi sumber peluang justru menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Sevilla untuk menguasai permainan.
Ferran Torres: Tak Dikenali di Lapangan
Ferran Torres menjadi pemain yang nyaris tidak terlihat di sepanjang laga. Winger asal Spanyol itu gagal menciptakan peluang, jarang menekan pertahanan lawan, dan bahkan tidak banyak menyentuh bola.
Pada babak pertama, kontribusinya hampir nihil. Setelah turun minum, Flick tetap memberinya kesempatan, tetapi performanya tidak membaik. Torres tampak kehilangan rasa percaya diri dan gagal memberikan dampak positif sama sekali.
Robert Lewandowski: Malam Penuh Rasa Frustrasi
Robert Lewandowski menjadi simbol dari macetnya lini depan Barcelona. Striker berpengalaman itu jarang mendapat suplai bola dan tampak frustrasi sepanjang laga. Ia mencoba turun ke tengah untuk membantu permainan, tetapi justru membuat Barcelona kehilangan target man di kotak penalti.
Kesialannya lengkap ketika gagal mengeksekusi penalti di akhir pertandingan. Tendangan itu bisa saja memberi sedikit harapan, tetapi justru menambah kekecewaan. Malam di Sevilla menjadi salah satu penampilan terburuknya sejak berseragam Blaugrana.
Barcelona bukan hanya kalah di papan skor, tetapi juga kalah dalam intensitas, organisasi, dan mentalitas. Hansi Flick menghadapi pekerjaan besar untuk membenahi timnya. Kekalahan 1-4 ini seolah menjadi pengingat bahwa dominasi di awal musim tak berarti apa-apa tanpa konsistensi dan karakter di laga-laga berat.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Alexis Sanchez dan Janji yang Terlupakan di Laga Sevilla vs Barcelona
Ansu Fati di Monaco: Dari 'The Next Messi' yang Gagal Total di Barcelona Hingga Pimpin Daftar Top Skor Ligue 1
Hasil Imbang Juventus vs Milan: Siapa Saja Tim yang Belum Terkalahkan di Serie A 2025/2026?
Dari Parma ke Inter Milan: Bonny, Chivu, dan Chemistry yang Terjaga
Ange-Yoan Bonny Bonny, Energi Baru yang Langsung Menyatu di Inter
Dua Pemain Muda Hebat untuk Masa Depan Inter Milan
Inter Milan Hajar Cremonese 4-1, Perpanjang Momentum Positif Jadi Lima Kemenangan Beruntun
Inter vs Cremonese: Bonny Gemilang dengan 1 Gol dan 3 Assist
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


