Terlalu Penting, Bayang-Bayang Real Madrid Tanpa Sergio Ramos Terasa Ganjil
Richard Andreas | 29 Mei 2019 09:40
Bola.net - - Konflik antara Sergio Ramos dengan Real Madrid menyulut kekhawatiran pada banyak pihak, salah satunya Bernd Schuster, mantan pelatih Real Madrid. Menurut dia, jika Ramos benar meninggalkan Los Blancos, Madrid bakal kesulitan menemukan pengganti yang tepat.
Sepekan terakhir, berita soal konflik Ramos dengan Florentino Perez terus menguat. Kabarnya, Ramos sudah muak dan siap meninggalkan Madrid. Bek tangguh itu mendapatkan tawaran dari Cina yang patut dipertimbangkan.
Permasalahan ini dimulai dari kegagalan Real Madrid di Liga Champions, tepatnya saat disingkirkan Ajax Amsterdam. Kabarnya, Perez terus menyalahkan Ramos atas kegagalan tersebut.
Kala itu, Madrid sukses memetik kemenangan di leg pertama dalam lawatan ke markas Ajax. Pada laga itu juga, Ramos tampaknya sengaja mencari kartu kuning supaya bisa absen di leg kedua, yang seharusnya dimenangkan Madrid dengan mudah.
Nahasnya, Madrid justru takluk di leg kedua dan tersingkir dari Liga Champions. Pasca kekalahan itulah Perez terus menyalahkan Ramos yang dinilai ceroboh. Bagaimana sikap Madrid jika Ramos pergi? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Madrid Tanpa Ramos
Sebagai mantan pelatih dan sebagai penggemar Madrid, Bernd Schuster mengaku tidak bisa membayangkan Madrid tanpa Ramos. Baginya, Ramos merupakan kapten sekaligus representasi Madrid di hadapan publik. Tanpa Ramos, Madrid bukanlah Madrid.
"Saya tidak bisa membayangkan Madrid tanpa Ramos. Dia adalah kapten, sosok pemimpin tim. Namun, saya memahaminya. Setelah begitu banyak musim [di Los Blancos], anda mulai meragukan nilai anda setiap tahun, dan itu memang penting," tutur Schuster kepada Marca.
"Anda mulai bertanya-tanya soal motivasi, soal hasrat, soal bagaimana anda memandang tim. Dia adalah pemain yang memikul tanggung jawab besar."
Proyek Madrid
Lebih lanjut, Schuster tahu Ramos berada di posisi bagus dalam negosiasi ini. Dia mendapatkan tawaran dari Cina yang menggiurkan. Artinya, Madrid harus menyodorkan proyek yang jauh lebih baik untuk kembali jadi klub hebat.
"Cina adalah tempat di mana mereka membayar paling besar, tetapi saya memahami bahwa klub tidak mau membiarkan dia pergi terlalu mudah."
"Untuk proyek baru di Madrid, dia merupakan figur penting. Sebagai pemain kunci, anda ingin tahu bagaimana proyek baru tersebut, ke mana mereka bergerak," sambungnya.
"Dia bisa berkomunikasi langsung dengan klub dan jelas dia tahu [rencana klub]," tutup Schuster.
Konflik antara Sergio Ramos dengan Real Madrid ini bukan pertama kalinya. Kedua pihak ini sudah beberapa kali terlibat cekcok selama belasan tahun terakhir.
Baca Juga:
Bayern Munchen Sesali Penjualan Toni Kroos ke Real Madrid
Final Liga Champions, Liverpool Sudah Lupakan Kenangan Pahit di Kiev
Klopp: Liverpool yang Sekarang Tak Bisa Dibandingkan Dengan Musim Lalu
Perez: Cristiano Ronaldo Galacticos Terbaik yang Pernah Saya Beli
Perez Akui Kesulitan Cari Pengganti Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












