Termasuk Kevin-Prince Boateng ke Barcelona, Ini Deretan Transfer Paling Aneh Dalam Sejarah
Aga Deta | 16 Januari 2020 10:03
Bola.net - Beberapa klub Eropa berlomba-lomba mendatangkan pemain baru pada bursa bursa transfer musim dingin ini. Mereka ingin memperbaiki kekuatan skuadnya guna mengarungi sisa musim ini.
Ya, kedatangan para pemain saat bursa transfer Januari tentunya sangat membantu klub untuk menjalani setengah musim berikutnya.
Dalam bursa transfer terkadang menghadirkan berbagai cerita yang unik dan tak terduga. Transfer janggal tersebutlah yang terkadang masuk dalam kategori aneh.
Bisanya para klub mendatangkan pemain yang tak disangka-sangka atau tidak terlalu dibutuhkan karena mempunyai stok pemain banyak. Alhasil, transfer pemain tersebut dianggap sia-sia.
Siapa saja pemain serta klub yang pernah melakukan transfer aneh? Dirangkum dari Give Me Sports, ini 8 transfer pemain paling aneh dalam sejarah.
1. Julien Faubert ke Real Madrid
Real Madrid pernah melakukan transfer yang bisa dibilang aneh cukup aneh. Faubert yang berposisi sebagai bek kanan hanya bermain sebanyak dua kali.
Itu dikarenakan Real Madrid sudah mempunyai tiga pemain yang bisa dipasang sebagai bek kanan. Ketiga pemain tersebut ialah Sergio Ramos, Michel Salgado dan Miguel Torres.
Kendati demikian, Real Madrid justru tetap merekrut Julian Faubert. Menariknya, Faubert pernah memperkuat klub asal Indonesia, Borneo FC, pada 2018.
2. Papy Djilobodji ke Chelsea
Chelsea juga pernah melakukan transfer aneh saat merekrut bek tengah asal Senegal, Papy Djilobodji. The Blues secara tiba-tiba mendatangkan Papy Djilobodji.
Padahal, Chelsea sudah mempunyai empat pemain yang yang berposisi sebagai bek tengah. Keempat pemain tersebut ialah Kurt Zouma, Gary Cahill, Branislav Ivanovic, hingga John Terry.
Kondisi tersebut pun membuat Papy Djilobodji kesulitan menembus skuat utama Chelsea selama empat musim bersama Chelsea.
3. Roberto Mancini ke Leicester City
Eks pelatih Manchester City, Roberto Mancini melakoni debut di Premier League sebagai pemain saat berusia 36 tahun. Kala itu, Mancini bergabung dengan Leicester City.
Umurnya yang sudah tak muda lagi membuatnya tak bisa bermain selama 90 menit. Alhasil, Mancini hanya mencatatkan tiga penampilan bersama The Foxes sebelum gantung sepatu.
4. Javier Mascherano dan Carlos Tevez ke West Ham United
Javier Mascherano dan Carlos Tevez bisa dibilang pemain yang masuk kategori bintang. Kedua termasuk pemain berbakat dari Amerika Selatan.
Namun, Javier Mascherano dan Carlos Tevez secara mengejutkan bergabung dengan klub papan tengah Premier League, West Ham United.
Setelah itu, Tevez akhirnya bermain untuk klub besar seperti Juventus, Manchester United. Sementara Mascherano membela Liverpool dan Barcelona.
5. Juninho ke Middlesbrough
Banyak yang tak menyangka, pemain yang cukup dikenal dengan tendangan bebasnya, Juninho, justru memilih klub seperti Middlesbrough. Padahal, ada klub lain, yakni Sao Paolo yang juga berminat meminangnya.
Di sisi lain, Juninho cukup populer saat memperkuat Olympique Lyon.
6. Nicklas Bendtner ke Juventus
Nicklas Bendtner pernah dianggap sebagai satu di antara pemain muda Arsenal paling potensial. Hal itu ia buktikan saat mencetak 14 gol pada musim 2008-2009.
Namun, seiring berjalannya waktu performanya terus menurun dan kerap melakukan hal konyol serta kontroversial. Menariknya hal tersebut tak menjadi perhatian Juventus.
Nyonya Tua pernah mendatangkan Nicklas Bendtner pada musim 2012-2013. Saat merekrut Nicklas Bendtner, Bianconeri sudah memiliki empat penyerang, yakni Mirko Vucinic, Nicolas Anelka, Fabio Quagriarella, dan Alessandro Matri.
Selama berkostum Juventus Bendtner hanya mencatatkan 9 penampilan. Kendati minim bermain, Bendtner justru ikut merasakan gelar Scudetto yang diraih Juventus.
7. Kevin-Prince Boateng ke Barcelona
Kedatangan Kevin-Prince Boateng ke Barcelona pada bursa transfer musim dingin 2019 bisa dibilang mengejutkan. Hampir tak ada rumor yang menyebutkan sang pemain akan merapat ke Camp Nou.
Transfer tersebut dianggap aneh karena masa keemasan Kevin-Prince Boateng dianggap sudah berakhir. Puncak karier Kevin-Prince Boateng ialah saat merasakan gelar Serie A bersama AC Milan pada 2010-2011.
Setelah itu, Kevin-Prince Boateng memperkuat klub seperti Sassuolo dan Schalke 04. Saat ini, pemain asal Ghana itu bermain untuk klub Serie A, Fiorentina.
8. Julio Cesar ke Queens Park Rangers
Julio Cesar bisa dibilang merupakan satu di antara kiper sukses asal Brasil. Julio Cesar pernah merasakan gelar Liga Champions bersama Inter Milan pada 2010.
Tak hanya itu, ia kerap menjadi penjaga gawang utama Brasil, terutama saat Piala Dunia. Namun, kesuksesan tersebut tak berlanjut saat Julio Cesar secara mengejutkan pindah ke klub asal Inggris, Queens Park Rengers.
Menariknya, QPR harus terdegradai ke kasta kedua liga Inggris saat Julio Cesar memperkuat klub tersebut. Setelah QPR degradasi, Julio Cesar hengkang ke Toronto FC sebelum bergabung dengan Benfica.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 15 Januari 2020
Baca Juga:
Sejumlah Tugas Berat Menanti Quique Setien di Barcelona, Apa Saja?
Tegas! Ini Manuver Pertama Quique Setien di Barcelona
Sempat Diragukan, Mohamed Salah Pada Akhirnya Berhasil Bungkam Para Pengkritiknya Dulu
Jika Juarai Premier League, Fans Minta Liverpool Bangun Patung Jurgen Klopp
Deretan Pemain Barcelona yang Ucapkan Salam Perpisahan Pada Ernesto Valverde, Termasuk Lionel Messi
Jakmania Serbu Instagram Keisuka Honda, Apa Apa?
Ernesto Valverde Dipecat Barcelona Karena Terkena Kutukan Divock Origi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


