Tiago Menyesal Pernah Gabung Juventus
Editor Bolanet | 2 April 2015 19:28
- Gelandang Atletico Madrid mengaku menyesal pernah merumput bersama . Tiago mengaku pengalaman pahitnya berseragam Bianconeri sebagai titik terendah dalam karirnya.
Pemain asal Portugal itu datang ke Turin pada tahun 2007 setelah ditransfer dengan biaya mahal dari Lyon. Selama tiga musim di Italia, Tiago tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan karirnya semakin meredup.
Merasa sudah tidak betah di negeri Pizza, Tiago kemudian memutuskan pindah ke Atletico. Dan sejak itu pemain berusia 33 tahun tersebut menjadi salah satu pemain andalan pelatih Diego Simeone.
Penting bagi seorang pemain memiliki kepercayaan dari pelatih, terlebih ketika Anda berganti tim dan pindah ke negara baru. Sejak awal di Italia saya tidak mendapatkan kepercayaan dari [Claudio] Ranieri. Dari awal di antara kami tidak pernah terjalin ikatan apapun, kata Tiago kepada Sky Sport Italia.
Saya berada di Juve, tapi saya ingin pergi. Saya kehilangan satu tahun, saya ingin membuktikan diri melalui kerja keras. Saya kembali untuk menunjukkan kepada pelatih saya bisa melakukannya dengan baik. Sejak saat itu, semua sudah berubah dan berkembang. Itu adalah titik terendah dalam karir saya, tapi saya belajar banyak dari tahun itu. Saya juga menerima banyak kritik dan tekanan dari media, karena saya dibeli paling mahal oleh Juventus tahun itu.[initial]
(fif/ada)
Pemain asal Portugal itu datang ke Turin pada tahun 2007 setelah ditransfer dengan biaya mahal dari Lyon. Selama tiga musim di Italia, Tiago tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan karirnya semakin meredup.
Merasa sudah tidak betah di negeri Pizza, Tiago kemudian memutuskan pindah ke Atletico. Dan sejak itu pemain berusia 33 tahun tersebut menjadi salah satu pemain andalan pelatih Diego Simeone.
Penting bagi seorang pemain memiliki kepercayaan dari pelatih, terlebih ketika Anda berganti tim dan pindah ke negara baru. Sejak awal di Italia saya tidak mendapatkan kepercayaan dari [Claudio] Ranieri. Dari awal di antara kami tidak pernah terjalin ikatan apapun, kata Tiago kepada Sky Sport Italia.
Saya berada di Juve, tapi saya ingin pergi. Saya kehilangan satu tahun, saya ingin membuktikan diri melalui kerja keras. Saya kembali untuk menunjukkan kepada pelatih saya bisa melakukannya dengan baik. Sejak saat itu, semua sudah berubah dan berkembang. Itu adalah titik terendah dalam karir saya, tapi saya belajar banyak dari tahun itu. Saya juga menerima banyak kritik dan tekanan dari media, karena saya dibeli paling mahal oleh Juventus tahun itu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









