Toni Kroos Dukung Mantan Pelatihnya di Real Madrid Jadi Pelatih Prancis
Abdi Rafi Akmal | 20 Desember 2022 13:50
Bola.net - Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2022 membuat isu seputar pergantian pelatih mengudara. Toni Kroos berpendapat, jika memang ada pergantian pelatih. maka Zinedine Zidane adalah sosok yang tepat.
Saat ini, posisi pelatih Prancis masih dipegang oleh Didier Deschamps. Pria 54 tahun itu telah menukangi Prancis sejak 2012 dan kontraknya akan habis pada akhir tahun 2022.
Belum ada kepastian soal nasib Deschamps yang telah mengantarkan Prancis ke empat final dalam enam tahun terakhir. Potensinya berpisah dan menetap masih sama besar.
Di tengah ketidakpastian itulah, Kroos buka suara. Zidane yang merupakan mantan pelatihnya di Real Madrid dianggap jadi sosok yang tepat untuk mengarsiteki Kylian Mbappe dkk.
Suksesor Terbaik

Kroos sudah kenal betul dengan pria yang biasa dipanggil Zizou tersebut. Zidane telah menangani Madrid selama dua periode, masing-masing pada tahun 2016 - 2018 dan 2019 - 2021.
Selama masa tersebut, Zidane memberikan lebih dari selusin trofi kepada Madrid, tepatnya 13 trofi. Kejeniusannya meracik tim bertabur bintang sudah tidak perlu diragukan.
“Saya sangat yakin Zizou tidak hanya akan jadi suksesor yang baik, tetapi juga suksesor terbaik,” ungkapnya dikutip dari AS.
Belum Pasti

Satu-satunya kendala yang mungkin akan menghalangi Zidane jadi pelatih Prancis adalah nasib Deschamps yang belum pasti. Bagaimanapun juga, Deschamps telah mencapai final Piala Dunia 2018 dan 2022, final EURO 2016, dan UEFA Nations League 2021.
“Pertanyaan terbesarnya saat ini adalah, apa yang kira-kira diinginkan Deschamps. Tapi saya rasa ada peluang sekitar 70/30 untuk Zizou akan jadi pelatih baru,” kata dia.
Semenjak tidak lagi melatih Madrid, Zidane memang tidak memiliki klub sejak 2021 lalu. “Saya rasa Zizou juga sangat ingin kembali ke lapangan latihan,” beber Kroos.
Keputusan Awal Tahun

Di satu sisi, Deschamps meminta kepada FFF atau Federasi Sepak Bola Prancis untuk menunda pembahasan kontrak baru.
Ia meminta waktu untuk menenangkan diri dan bertemu keluar dulu. Rencananya, kedua belah pihak akan bertemu pada awal tahun 2023.
“Saya akan bertemu dengan Presiden FFF pada awal tahun 2023. Setelah itu, kalian akan tahu apa yang mungkin disepakati,” ujar Deschamps kepada The Athletic setelah laga final Piala Dunia 2022.
Sumber: AS, The Athletic
Coba Baca yang Ini Juga!
- Maroko Mulai Bermimpi Lagi untuk Piala Dunia 2026
- Lionel Scaloni: Awalnya Pelatih Sementara, tapi Sukses Bawa Argentina Juara Copa America dan Piala D
- Benjamin Pavard Bagai Duri di Dalam Skuad Prancis
- Kisah 17 Menit Paulo Dybala di Qatar
- Juarai Piala Dunia 2022, Argentina Bukan Peringkat 1 di Ranking Terbaru FIFA
- Lautaro Martinez Curhat Kalau Kecewa dengan Diri Sendiri di Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
















