Tugas Berat Xabi Alonso: Akhiri Krisis Real Madrid saat Hadapi Bola Mati
Aga Deta | 26 Juni 2025 18:22
Bola.net - Real Madrid menutup musim 2024/2025 dengan tangan hampa. Performa tidak konsisten dan rentetan kesalahan membuat mereka gagal meraih gelar.
Salah satu masalah paling mencolok sepanjang musim adalah lemahnya pertahanan dalam situasi bola mati. Terutama saat menghadapi tendangan sudut, Los Blancos terlihat sangat rentan.
Kesalahan dalam penjagaan pemain saat set-piece jadi pemandangan berulang. Hal itu berdampak langsung pada hasil pertandingan dan klasemen akhir La Liga.
Kini, Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih baru dan dihadapkan pada pekerjaan rumah yang besar. Memperbaiki kelemahan dalam mengantisipasi bola mati harus menjadi prioritas.
Rentetan Blunder yang Berulang

Sejak laga pembuka musim, masalah ini sudah terlihat jelas. Real Madrid ditahan imbang 1-1 oleh Mallorca setelah Vedat Muriqi mencetak gol dari sundulan dalam situasi sepak pojok.
Yang mengejutkan, Kylian Mbappe-lah yang ditugaskan menjaga Muriqi. Dengan perbedaan postur dan spesialisasi posisi, hasilnya bisa ditebak.
Situasi serupa terjadi di laga Liga Champions kontra Liverpool. Cody Gakpo mencetak gol sundulan setelah lepas dari penjagaan Luka Modric.
Modric, yang hanya setinggi 174 cm dan berusia 38 tahun, harus berduel dengan Gakpo yang jauh lebih tinggi dan bertenaga. Real Madrid kalah dalam duel udara dan akhirnya kalah dalam pertandingan.
Masalah yang Menghantui Sepanjang Musim

Di laga tandang melawan Real Betis, kesalahan kembali terulang. Johnny Cardoso mencetak gol lewat sundulan setelah lepas dari kawalan Modric.
Masalah ini tidak berhenti di satu atau dua pertandingan. Real Madrid kebobolan dari situasi sepak pojok saat melawan Valencia, Villarreal, Real Sociedad, dan Betis.
Thibaut Courtois bahkan secara terbuka mengakui kelemahan timnya dalam bertahan dari bola mati. Hal itu menjadi perhatian khusus jelang perempat final Liga Champions melawan Arsenal.
Secara total, musim ini jadi musim terburuk Real Madrid dalam hal kebobolan dari tendangan sudut sejak musim 2017/2018. Sebuah rekor yang jelas mengkhawatirkan.
Xabi Alonso Harus Bertindak Cepat

Masalah ini bukan sekadar kesalahan individu. Ini adalah kegagalan dalam penentuan tugas penjagaan dan organisasi lini belakang.
Xabi Alonso dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktik yang detail dan sistematis. Ia harus memastikan setiap pemain memahami perannya saat bertahan dari bola mati.
Real Madrid punya pemain-pemain dengan kemampuan duel udara yang mumpuni. Namun jika tidak diatur dengan benar, mereka akan terus memberikan peluang gratis kepada lawan.
Memperbaiki pertahanan set-piece bukan hanya soal latihan fisik. Ini juga tentang konsentrasi, komunikasi, dan kecermatan dalam membaca situasi.
Jika ingin kembali berjaya, Real Madrid tidak boleh membiarkan kesalahan serupa terulang. Di tangan Alonso, pembenahan ini wajib jadi agenda utama.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
-
Prediksi Susunan Pemain Brentford vs Chelsea: Welbeck Berpeluang Jadi Starter
Liga Inggris 18 September 2026, 15:02
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 18 September 2026, 14:51
-
Prediksi Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 18 September 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Java United 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 18:48
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Hasil BRI Super League: Persik Tahan Imbang Arema FC di Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 September 2026, 17:35
-
Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
Piala Dunia 18 September 2026, 17:23
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 16:33
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Garudayaksa 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 16:16
-
Jadwal Premier League 2026/27 Pekan Ke-5: Head-to-Head Beberapa Laga Menarik di Vidio
Liga Inggris 18 September 2026, 16:13
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Line-up MotoGP 2027: Jorge Martin ke Yamaha, Quartararo Gabung Honda, Acosta Merapat ke Ducati
Otomotif 18 September 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

