Versi Terburuk Frenkie de Jong di Barcelona, Salah Posisi?
Richard Andreas | 3 Maret 2020 14:30
Bola.net - Pertandingan di Santiago Bernabeu, sama seperti pertandingan-pertandingan lain ketika mereka dikalahkan, telah membuat sejumlah pemain Barcelona jadi sasaran kritik. Salah satunya Frenkie de Jong, yang justru bermain buruk pada laga besar.
Barca memang mencoba beberapa formasi berbeda sejak kedatangan Quique Setien. Mengembalikan filosofi penguasaan bola butuh waktu, masalahnya sekarang Barca dituntut berkembang dengan cepat.
De Jong adalah salah satu korban kedatangan Setien. Mantan pelatihnya di Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, sudah pernah memperingatkan Barcelona beberapa pekan lalu.
"Dia [De Jong] bukanlah pencetak gol. Dia adalah pemain yang bertanggung jawab untuk meladeni rekan-rekan setimnya yang bisa membuat assists atau bisa mencetak gol dari posisi mereka masing-masing."
Ucapan Ten Hag tidak diindahkan Setien, yang membuat De Jong kesulitan sendiri. Baca ulasan Marca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
De Jong Salah Posisi?
Sejak kedatangan Setien, De Jong tidak bisa berpartisipasi pada awal mula rancangan serangan Barca. Ini karena dia dipaksa dimainkan di posisi sayap, terlalu maju.
Jika tidak bermain di area yang nyaman, wajar De Jong tidak bisa memberikan kemampuan terbaiknya. Memang dia bisa mencetak gol ke gawang Real Betis beberapa waktu lalu dalam peran baru ini, tapi sebenarnya saat itu dia muncul dari lini tengah.
Barcelona mencoret posisi penyerang sayap, menurunkan duet Antoine Griezmann dan Lionel Messi dalam formasi 4-4-2, De Jong pun tersingkir ke posisi gelandang kiri (false inside midfielders).
Main di posisi baru membuatnya kesulitan. De Jong kehilangan koneksinya dengan bola.
Versi Terburuk
Hasilnya, Barcelona telah menyaksikan versi terburuk bintang baru mereka De Jong tidak bisa mencapai level permainan yang seharusnya, bahkan jauh di bawah itu.
Sekarang waktunya Setien mencari solusi. Entah edngan mengembalikan formasi dengan penyerang sayap, yakni dengan memainkan Martin Braithwaite or Ansu Fati, atau mengorbankan Arthur untuk memberi ruang pada De Jong di lini tengah.
De Jong didatangkan Barca dengan maksud menjaga filosofi permainan klub. Dia digadang-gadang sebagai penerus Xavi atau Andres Iniesta.
Kemampuan itu ada, De Jong seharusnya mampu. Namun, jika terus bermain di posisi yang keliru, bukan tidak mungkin potensi De Jong bakal semakin tumpul.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Quique Setien vs Ernesto Valverde: Sudahkah Barcelona Berkembang?
- Lidah Pedas Gerard Pique yang Sebenarnya Mempermalukan Barcelona Sendiri
- Melasnya Lionel Messi, Kesepian dan Terkurung di Lini Serang Barcelona
- Kalah dari Real Madrid, Presiden Barcelona Minta Tidak Panik
- Kalah dari Real Madrid, Asisten Quique Setien Memaki-maki Pemain Barcelona Sendiri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











