Xavi Hernandez Bongkar Borok Barcelona: Larangan Rekrut Bintang Arsenal Hingga Ditusuk dari Belakang
Afdholud Dzikry | 10 Maret 2026 05:31
Bola.net - Legenda hidup Barcelona, Xavi Hernandez, baru saja melempar pernyataan yang mengguncang dunia sepak bola Spanyol. Dalam wawancara terbarunya, ia mengungkapkan bagaimana permintaannya untuk mendatangkan Martin Zubimendi ditolak mentah-mentah oleh petinggi klub.
Penolakan itu terjadi pada musim panas 2023, saat Barcelona tengah mencari pengganti yang sepadan untuk Sergio Busquets. Ironisnya, Zubimendi, yang kini bersinar di Arsenal, justru ditolak karena alasan finansial yang menurut Xavi janggal.
Xavi merasa rencana besarnya untuk membangun kemajuan tim mulai digembosi oleh kebijakan sepihak manajemen. Ia bahkan menuding adanya kampanye hitam yang sengaja dijalankan untuk menjatuhkan kredibilitasnya di mata para pemain.
Situasi ini semakin memanas menjelang pemilihan presiden Barcelona yang akan datang. Pernyataan pedas sang mantan pelatih seolah menyingkap carut-marut kepemimpinan Joan Laporta di balik layar.
Penolakan Rekrut Martin Zubimendi

Xavi mengaku telah menyusun daftar belanja yang jelas untuk menambal lubang yang ditinggalkan Busquets. Namun, alih-alih mendapat dukungan, ia justru menyaksikan kepercayaan dalam timnya mulai terkikis.
"Busquets akan pergi, jadi saya meminta mereka untuk mendatangkan Zubimendi," ujar Xavi Hernandez.
Klub berdalih masalah ekonomi menjadi penghalang utama kesepakatan. Tak lama setelah itu, sosok penting seperti Jordi Cruyff dan Mateu Alemany justru didepak dari struktur manajemen.
"Mereka mengatakan tidak kepada saya karena masalah ekonomi," jelasnya.
Drama Pengkhianatan di Balik Layar

Kekecewaan Xavi memuncak saat ia mengetahui manajemen diam-diam melakukan negosiasi dengan suksesornya, Hansi Flick, tanpa pemberitahuan resmi padanya.
"Klub menyuruhnya (Flick) untuk tidak memberitahu saya apa pun, itulah sebabnya dia datang ke rumah saya untuk meminta maaf," tutur Xavi Hernandez.
Meski merasa dikhianati, Xavi menegaskan hubungannya dengan Flick tetap baik. Flick bahkan mendatangi kediaman Xavi untuk meminta maaf atas situasi canggung tersebut.
"Hubungan saya dengan Hansi Flick sangat baik, kami terus berkirim pesan secara konstan," tambahnya.
Fitnah Kejam di Ruang Ganti
Xavi juga membongkar upaya adu domba yang dilakukan pihak manajemen kepada para pemain bintang Barcelona. Beberapa nama besar seperti Pedri hingga Ronald Araujo disebut sengaja diprovokasi dengan informasi palsu.
"Mereka membuat kampanye melawan saya di media, dan yang lebih buruk lagi, mereka bicara kepada para pemain dan mengatakan saya ingin menjual mereka," ungkapnya.
Fitnah tersebut bahkan sempat membuat kapten tim, Sergi Roberto, meragukan masa depannya di Camp Nou. Padahal, Xavi merupakan sosok yang paling gigih memperjuangkan kontrak baru bagi pemain serba bisa tersebut.
"Sergi Roberto mendatangi saya dan bertanya 'Xavi, apakah kamu benar-benar tidak ingin saya lanjut?'. Saya katakan kepadanya justru sebaliknya," tegas Xavi Hernandez.
Titik Terendah Barcelona
Mantan pelatih Al Sadd ini menilai penurunan performa Barcelona saat ini bukan kebetulan. Ia yakin intervensi berlebihan dari manajemen menjadi penyebab hilangnya taring klub kebanggaan Catalan.
"Saat kami yang membuat keputusan, tim berkembang dan naik, tetapi saat mereka mulai membuat keputusan, level tim menurun," kata Xavi Hernandez.
Xavi menyesali keputusannya yang tidak segera meninggalkan klub ketika manajemen mulai ikut campur urusan teknis. Kini, ia hanya berharap kebenaran yang ia ungkapkan bisa menjadi pelajaran bagi masa depan Barcelona.
"Pada saat itu seharusnya saya juga pergi," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



