29 Umpan Crossing dan Titik Lemah Timnas Indonesia U-20 Asuhan Indra Sjafri
Asad Arifin | 14 Februari 2025 09:20
Bola.net - Timnas Indonesia U-20 kalah dari Iran U-20 pada matchday pertama Grup C Piala Asia U-20 2025. Pasukan Indra Sjafri kalah dengan skor 0-3, dengan semua gol berasal dari skema atau situasi yang hampir sama.
Laga Indonesia lawan Iran dimainkan di Stadion Shenzhen Youth Football Training, Kamis (13/2) malam WIB. Tiga gol yang masuk ke gawang Indonesia dicetak Hesam Nafari, Esmaeil Gholizadeh, dan Mobin Dehghan.
Hasil itu tidak begitu mengejutkan karena di atas kertas level Iran masih ada di atas Indonesia. Dari aspek statistik, Iran juga tampil dominan dengan 56,3 persen penguasaan bola dan 17 shots yang dilepas.
Kubu Indonesia memberikan perlawanan yang gigih, dengan 11 shots yang dilepas. Hanya saja, Iran punya cara bermain khusus untuk mengeksploitasi titik lemah Indonesia. Apa itu?
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Iran Bombardir Indonesia dengan Umpan Crossing

Iran U-20 memakai taktik yang spesifik dan konsisten pada duel lawan Indonesia U-20. Tim racikan pelatih Hossein Abdi itu terus memakai umpan crossing untuk menembus lini belakang Indonesia, termasuk dari bola mati.
Berdasarkan catatan statistik di situs resmi AFC, Iran melepas 29 crossing sepanjang laga. Jika dibanding jumlah crossing yang dilepas Indonesia, Iran punya sangat banyak. Indonesia melepas tujuh umpan crossing.
Bukan hanya banyak, akurasi crossing Iran juga cukup bagus yakni 55,2 persen. Sedangkan, dari kubu Indonesia, akurasi umpan crossing hanya 14,3 persen.
Iran banyak melepas umpan crossing karena mereka sadar punya keunggulan fisik. Iran sangat kuat dalam duel udara (63,9 persen menang duel udara). Iran juga banyak melepas umpan jauh (63 kali) karena faktor keunggulan fisik.
Umpan Crossing dan Duel Udara jadi Titik Lemah Indonesia

Indonesia sejatinya punya bek-bek yang cukup kuat secara fisik. Kadek Arel, Iqbal Gwijangge, hingga Alfharezzi Buffon bisa jadi andalan. Namun, mereka kesulitan saat harus berduel dengan para pemain Iran.
Terbukti, ketiga gol Iran terjadi lewat skema umpan crossing dan para pemain bertahan kalah duel bola atas. Indra Sjafri mengakui hal tersebut.
"Kami tidak bermain begitu buruk, tetapi kami tidak punya antisipasi yang bagus untuk umpan-umpan silang mereka. (Selain itu) antisipasi bola-bola atas, dan duel satu lawan satu kami lemah," kata Indra Sjafri dikutip dari Antara.
Hasil dan Klasemen Grup C Piala Asia U-20 2025
Kamis 13 Februari 2025
- Uzbekistan 1-0 Yaman (Mukhammadali Urinboev 26’)
- Iran 3-0 Indonesia (Hesam Nafari 5’, Esmaeil Gholizadeh 63’, Mobin Dehghan 70’)
Minggu 16 Februari 2025
- 16:15 WIB: Yaman vs Iran
- 19:30 WIB: Indonesia vs Uzbekistan
Rabu 19 Februari 2025
- 18:30 WIB: Indonesia vs Yaman
- 19:30 WIB: Uzbekistan vs Iran
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













