3 Strategi Kurniawan Dwi Yulianto yang Bawa Timnas Indonesia U-17 Tumbangkan China
Gia Yuda Pradana | 6 Mei 2026 14:06
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 membuka langkah di Piala Asia U-17 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Timnas China U-17. Kemenangan tipis ini memperlihatkan efektivitas pendekatan taktik yang diterapkan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Laga berlangsung ketat di Jeddah dengan tekanan besar dari lawan sejak awal pertandingan. Timnas Indonesia U-17 tetap disiplin hingga mampu mencuri gol kemenangan di menit akhir.
Skuad Garuda Muda memang tidak dominan dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan. Namun, pendekatan yang lebih pragmatis justru menjadi kunci dalam meraih tiga poin penting.
Gol tunggal Keanu Sanjaya pada menit ke-87 menjadi penentu hasil akhir pertandingan. Momen tersebut lahir dari skema yang telah dirancang dengan matang sejak awal laga.
Pertahanan Rendah yang Solid

Timnas Indonesia U-17 memilih bermain dengan garis pertahanan rendah menghadapi tekanan tinggi dari China U-17. Hampir seluruh pemain ditempatkan di area sendiri untuk mempersempit ruang gerak lawan.
Pendekatan ini membuat China kesulitan menembus lini belakang meski mendominasi permainan. Upaya lawan lebih sering berakhir melalui umpan silang yang mudah diantisipasi.
Kedisiplinan dalam menjaga posisi menjadi kunci keberhasilan strategi ini. Blok pertahanan rapat membuat lawan kehilangan variasi serangan di area berbahaya.
Transisi Cepat Jadi Senjata Utama

Di tengah tekanan, Timnas Indonesia U-17 mengandalkan transisi cepat saat merebut bola. Skema ini difokuskan pada kecepatan pemain depan dalam memanfaatkan ruang kosong.
Ichiro Al Buchori, Dava Yunna, dan Chico Yarangga menjadi motor serangan balik yang efektif. Mereka mengandalkan akselerasi untuk menusuk pertahanan lawan yang mulai terbuka.
Selain itu, bola direct dari lini belakang juga menjadi bagian penting dari strategi. Salah satu skema ini berujung gol setelah distribusi panjang diterima Keanu Sanjaya.
Lemparan Jarak Jauh sebagai Variasi

Timnas Indonesia U-17 juga memanfaatkan lemparan ke dalam jarak jauh untuk menciptakan peluang. Strategi ini menambah variasi serangan di tengah keterbatasan penguasaan bola.
Beberapa peluang berbahaya lahir dari situasi tersebut, termasuk gol yang sempat terjadi pada menit ke-68. Namun, peluang itu tidak disahkan karena pelanggaran lebih dulu terjadi.
Tekanan dari situasi bola mati juga sempat membuat lini belakang China goyah. Sayangnya, peluang lanjutan belum mampu dimaksimalkan menjadi gol tambahan.
Kemenangan ini memperlihatkan fleksibilitas strategi Kurniawan Dwi Yulianto dalam membaca pertandingan. Timnas Indonesia U-17 membuktikan bahwa efektivitas taktik bisa mengalahkan dominasi permainan.
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Benediktus Gerendo Pradigdo, 6 Mei 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Lawan Malaysia 28 September di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 28 Agustus 2026, 07:12
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
-
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


