4 Pemain Multiposisi Timnas Indonesia U-22 yang Siap Meledak di SEA Games 2025
Gia Yuda Pradana | 6 Desember 2025 09:23
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 menatap SEA Games 2025 dengan optimisme besar, terutama berkat hadirnya sejumlah pemain multiposisi yang memberi warna berbeda dalam strategi Indra Sjafri. Tim pelatih memahami betul bahwa turnamen ini memiliki batasan jumlah pemain, sehingga kehadiran sosok-sosok fleksibel menjadi aset yang tak ternilai.
Tidak hanya mampu memainkan berbagai peran, para pemain ini juga menunjukkan konsistensi tinggi saat mengisi posisi alternatif. Hal itu memberi ruang lebih luas bagi tim untuk beradaptasi menghadapi alur pertandingan yang sering berubah cepat. Keberadaan pemain serbabisa membuat formasi Timnas Indonesia U-22 jauh lebih mengalir tanpa kehilangan struktur permainan yang diinginkan.
Dengan karakter tersebut, empat pemain berikut diproyeksikan menjadi fondasi fleksibilitas Garuda Muda di SEA Games 2025. Kemampuan mereka untuk digeser sesuai kebutuhan bisa menjadi pembeda dalam persaingan ketat di kejuaraan regional ini.
Dony Tri Pamungkas: Dari Bek Sayap hingga Sayap Penyerang

Dony Tri Pamungkas menjadi contoh paling segar dari pemain multiposisi di bawah asuhan Indra Sjafri. Pemain Persija Jakarta ini awalnya dikenal sebagai bek kiri atau wingback kiri, terutama sejak ditangani pelatih Gerald Vanenburg. Pada periode itu, Dony bahkan sempat didorong lebih ke depan dan mendapat kesempatan mengeksplorasi peran baru sebagai gelandang serang.
Ketika kembali ditangani Indra Sjafri, peran Dony berubah lagi. Ia kini lebih sering dioperasikan sebagai winger kiri karena sang pelatih melihat atribut ofensif Dony yang semakin menonjol. Kecepatan, keberanian duel, hingga kecerdasan membaca ruang membuatnya menjadi salah satu opsi paling fleksibel di lini kiri Garuda Muda.
Kakang Rudianto: Pilar Belakang yang Bisa Digeser Kapan Saja

Kakang Rudianto selalu menjadi nama yang diperhitungkan di lini belakang Timnas Indonesia U-22. Ia kerap tampil sebagai bek tengah dan sering dipasangkan dengan pemain lain seperti Kadek Arel, Dion Markx, atau Muhammad Ferarri. Ketangguhannya menjaga area sentral membuatnya menjadi salah satu bek muda paling menjanjikan.
Namun, fleksibilitas Kakang terlihat jelas ketika kembali ke klubnya, Persib Bandung. Di bawah Bojan Hodak, ia lebih sering dipasang sebagai bek kanan. Artinya, Kakang mampu dirotasi dengan cepat tanpa mengganggu stabilitas pertahanan. Fleksibilitas seperti ini amat dibutuhkan, terutama di turnamen dengan jadwal padat seperti SEA Games.
Rayhan Hannan: Gelandang Serang Serbabisa yang Siap Meledak

Rayhan Hannan membawa elemen kreatif sekaligus fleksibel di lini tengah. Gelandang Persija Jakarta ini tidak hanya mampu bermain sebagai winger kanan atau kiri, tetapi juga piawai mengisi pos gelandang serang. Keluwesan Rayhan membuka banyak opsi bagi tim, terutama di fase transisi dan eksplorasi ruang kosong.
Rayhan juga dikenal memiliki kualitas umpan yang baik dan insting mencetak gol yang terus berkembang. Dengan atribut tersebut, peluangnya bersaing untuk posisi utama di Timnas Indonesia U-22 semakin terbuka lebar. Kehadirannya menambah kedalaman opsi serangan Garuda Muda.
Rafael Struick: Penyerang Serbabisa dengan Jam Terbang Tinggi

Rafael Struick menjadi pemain paling berpengalaman di skuad ini, terutama karena jam terbangnya bersama Timnas senior. Di bawah arahan Shin Tae-yong, Struick sering mengisi posisi striker. Akan tetapi, pergerakannya yang luwes membuatnya beberapa kali digeser ke posisi sayap ketika situasi membutuhkan.
Belakangan, Struick bahkan sempat bermain sebagai gelandang serang. Dengan kemampuan membaca permainan dan mobilitas tinggi, ia menjadi salah satu aset terbaik untuk fleksibilitas lini depan Timnas Indonesia U-22. Karakter multiposisinya memungkinkan Indra Sjafri memainkan berbagai skema tanpa harus melakukan banyak pergantian pemain.
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Gregah Nurikhsani, 6 Desember 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di SEA Games 2025
- Indra Sjafri Update Kondisi Terakhir Timnas Indonesia U-22 Sebelum Berjuang di SEA Games 2025, Buka-bukaan soal Marselino Ferdinan
- Indra Sjafri Jelaskan soal Marselino Ferdinan Gagal Gabung Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Penggantinya Wonderkid Persik
- Kabar dari Sumardji: Marselino Ferdinan Cedera dan Batal Gabung Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Ivar Jenner Telah Merapat
- Jadwal Laga Perdana Timnas Indonesia di SEA Games 2025: Lawan Filipina, Siaran Langsung di TV Apa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25










