5 Fakta Menarik Timnas U-23 di Asian Games 2014
Editor Bolanet | 23 September 2014 13:40
Tim Garuda Muda membuat prestasi cukup apik dengan mampu lolos ke fase knock-out. Dari tiga laga yang dijalani, anak asuh Aji Santoso meraih dua kemenangan dan sekali tumbang.
Setelah di laga perdana membantai Timor Leste 7-0 dan kemudian mengandaskan Maladewa empat gol tanpa balas, Timnas U-23 malah takluk 0-6 kala meladeni sesama wakil Asia Tenggara, Thailand di laga pamungkas.
Dari kiprah Timnas U-23 di ajang ini, muncul beberapa fakta menarik yang sayang untuk dilewatkan. Berikut fakta-fakta tersebut selengkapnya, spesial untuk Bolaneters. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Hadapi Korut, Aji Santoso Ingin Pemain Tampil Habis-habisan
- Dibantai Thailand, Aji Santoso Kaget
- Aji Santoso Minta Pemain Lupakan Kekalahan Dari Thailand
- Review: Bantai Garuda Muda, Thailand Juara Grup E
- Roy Suryo Pede Timnas U-23 Tembus 4 Besar Asian Games 2014
- Jadi Top Skor Sementara Asian Games, Ini Kata Ferdinand
Penantian 28 Tahun

Pasalnya, Indonesia harus menunggu selama 28 tahun untuk bisa mengulangi prestasi lolos ke fase knock-out. Tim Garuda terakhir meraih prestasi ini adalah pada Asian Games 1986, yang secara kebetulan juga berlangsung di Korea Selatan.
Yang menarik, saat itu Indonesia bahkan mampu melaju hingga partai perebutan medali perunggu, di mana mereka akhirnya harus menyerah di tangan Kuwait. Patut ditunggu apakah anak asuh Aji Santoso kali ini mampu menyamai prestasi Ricky Yacobi cs.
Kemenangan Terbesar

Rekor sebelumnya adalah kala Timnas Indonesia yang kala itu dilatih Toni Pogacknik mengandaskan Filipina 6-0 pada Asian Games 1962 yang digelar di negeri sendiri.
Rekor Mengesankan Ferdinand

Bahkan, nama Ferdinand akan menjadi pemegang rekor Asian Games untuk urusan mencetak gol terbanyak dalam satu edisi turnamen jika mampu mencetak dua gol lagi. Sebelumnya rekor tujuh gol dipegang oleh Odai Al-Saify asal Jordania.
Selain itu, Ferdinand juga menorehkan rekor tersendiri di ajang ini. Empat golnya ke gawang Timor Leste melewati catatan gol terbanyak dalam satu pertandingan di Asian Games yang sebelumnya dipegang oleh Andi Ramang dengan torehan tiga gol.
Rekor Poin Tertinggi

Enam poin yang diraih anak asuh Aji Santoso merupakan koleksi poin terbanyak Indonesia dalam sejarah keikutsertaan mereka di ajang Asian Games.
Di tiga edisi sebelumnya di mana Indonesia berhasil melaju ke fase knock-out, Indonesia mendapat poin kurang dari enam*. Masing-masing adalah empat poin di edisi 1954 dan 1958 serta tiga poin di edisi 1986.
*Catatan: Penghitungan poin di tiga edisi tersebut masih menggunakan sistem lama, yakni 2 untuk menang, 1 untuk imbang, dan 0 untuk kalah.
Ulangi Borok 2006

Rupanya hal ini menjadikan Indonesia mengulangi derita pada Asian Games 2006 silam di mana ketika itu Timnas yang dilatih peracik strategi asal Belanda, Foppe de Haan dibantai Irak dengan skor 0-6.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Figur Sentral Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 meski Gagal ke Semifinal
Tim Nasional 13 Desember 2025, 18:18
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











