5 Pelajaran dari Kemenangan Timnas Indonesia U-17 atas Kuwait: Menang Sih, Tapi PR-nya Banyak!
Serafin Unus Pasi | 24 Oktober 2024 00:20
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 mengawali Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 dengan kemenangan. Meski meraih kemenangan, ada sejumlah hal yang perlu dibenahi Garuda Muda.
Beberapa saat yang lalu, AFC menggelar matchday pertama Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Timnas Indonesia yang tergabung di grup G berhadapan dengan tuan rumah, yaitu Kuwait.
Pertandingan ini berjalan dengan alot. Namun Garuda Muda sukses mengamankan tiga poin setelah menang 1-0 atas Kuwait.
Meski meraih kemenangan di laga ini, ada sejumlah pelajaran dan pekerjaan rumah yang perlu dibenahi Timnas Indonesia U-17 agar bisa melaju ke putaran final nanti. Apa saja itu?
Simak ulasannya di bawah ini.
Minim Kreativitas
Hal pertama yang terlihat jelas di pertandingan antara Timnas Indonesia U-17 melawan Kuwait U-17 adalah miskinnya kreativitas lini tengah.
Ini terlihat bahwa para gelandang Timnas Indonesia U-17 kesulitan untuk mengalirkan bola. Mereka terlalu sering membawa bola dan gagal memberikan supply yang bagus untuk para penyerang.
Mereka juga sulit untuk membuka ruang untuk para penyerang di laga ini, sehingga permainan Timnas Indonesia terasa stagnan terutama di babak kedua.
Chemistry Kurang
Masih berkaitan dengan poin pertama, pelajaran kedua untuk Timnas Indonesia U-17 di laga ini adalah kurangnya chemistry terutama di lini serang.
Para penyerang Garuda Muda U-17 terkesan terlalu memaksa diri untuk menembus sendiri kotak penalti lawan. Padahal ada beberapa rekan mereka yang berada dalam posisi yang lebih bagus.
Hal ini dikombinasikan dengan buruknya penyelesaian akhir, sehingga beberapa peluang yang dimiliki gagal dimaksimalkan menjadi gol.
Konsentrasi Turun
Satu aspek yang berbahaya dan perlu dibenahi Nova Arianto adalah menurunnya konsentrasi anak asuhnya di penghujung laga.
Mendekati akhir laga, wajar jika penampilan menurun akibat kelelahan. Namun para pemain juga tidak boleh hilang fokus begitu saja.
Pasalnya satu menit sebelum bubaran, Kuwait nyaris menyamakan kedudukan karena para pemain Timnas Indonesia U-17 lengah. Jadi hal ini perlu diperbaiki agar kemenangan di depan mata tidak terenggut begitu saja.
Emosi Terkontrol
Meski banyak kekurangan, ada beberapa aspek yang perlu diapresiasi dari Timnas Indonesia U-17 di laga ini. Salah satunya adalah cara mereka mengontrol emosi yang terbilang cukup baik.
Kuwait di laga ini bermain dengan keras. Mereka tidak sungkan-sungkan melakukan pelanggaran karena mereka frustrasi usai kebobolan.
Namun hampir sepanjang laga para pemain Timnas Indonesia U-17 tidak terpancing provokasi-provokasi tersebut. Mereka tetap tenang meski dikasari berulang kali sepanjang laga.
Poin yang Krusial
Meski kemenangan atas Kuwait ini bisa dikatakan 'ugly win' namun tiga poin yang didapatkan di laga ini tergolong krusial.
Ini disebabkan hanya ada total 15 tim dari 10 grup yang berhak lolos ke putaran final tahun depan. 10 juara grup plus lima runner up terbaik boleh bertanding di Arab Saudi nanti.
Kuwait merupakan salah satu saingan terberat Indonesia di grup G. Jadi kemenangan ini memperbesar kans Timnas Indonesia U-17 untuk lolos ke Piala Asia U-17 2025 mendatang baik itu sebagai juara grup maupun sebagai runner up.
Klasemen Grup G
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









