5 Pelatih yang Bisa Gantikan Indra Sjafri Latih Timnas Indonesia U-20: Pilih Pieter Huistra atau Bima Sakti?
Asad Arifin | 23 Februari 2025 15:48
Bola.net - PSSI resmi memecat Indra Sjafri dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Indra Sjafri dinilai gagal setelah Timnas Indonesia tak mampu lolos dari fase grup Piala Asia U-20 2025.
Timnas Indonesia U-20 kalah pada dua laga awal di Grup C Piala Asia U-20 2025. Garuda Muda kalah dengan skor 0-3 dari Iran dan 1-3 dari Uzbekistan. Indonesia dipastikan gagal lolos ke 8 Besar walau masih punya satu laga tersisa.
PSSI sendiri memasang target Indonesia lolos ke babak 8 Besar di Piala Asia U-20 2025. Bahkan, Indra Sjafri sempat berujar bahwa dia menargetkan Indonesia melaju ke semifinal sekaligus lolos Piala Dunia U-20 2026.
Kegagalan ini membuat PSSI melakukan evaluasi dan akhirnya memutuskan untuk mencopot posisi Indra Sjafri sebagai pelatih Indonesia U-20. Menarik untuk ditunggu, siapa yang bakal menggantikan posisi Indra Sjafri.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Nova Arianto

Usia: 46 tahun
Negara asal: Indonesia
Klub terakhir: Indonesia U-17
Nova Arianto pernah jadi asisten Indra Sjafri ketika menukangi Indonesia u-23 pada 2019 lalu. Dia juga pernah jadi asisten Shin Tae-yong, baik bersama Indonesia pada level senior hingga kelompok usia.
Nova Arianto selama ini dianggap sebagai 'anak idiologi' dari Shin Tae-yong. Sebab, mantan pemain Persib Bandung itu menerapkan beberapa metode latihan dan taktik yang dipakai Shin Tae-yong saat masih melatih Skuad Garuda.
Pieter Huistra

Usia: 58 tahun
Negara asal: Belanda
Klub terakhir: Borneo FC
Pieter Huistra bisa memberi keselarasan bagi Timnas Indonesia di berbagai level usia. Huistra berasal dari Belanda dan itu bisa memudahkan dalam aspek komunikasi dengan tim kepelatihan Indonesia pada level usia lainnya.
Huistra juga punya nilai lebih pada aspek pengalaman di Indonesia. Huistra pernah jadi pelatih Borneo FC dan membawa klub berada pada level tinggi. Selain itu, dia juga pernah jadi Direktur Teknik PSSI.
Gerald Vanenburg

Usia: 60 tahun
Negara asal: Belanda
Klub terakhir: Indonesia U-23
Vanenburg sudah punya dua peran dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia. Vanenburg jadi asisten Shin Tae-yong sekaligus pelatih kepala Indonesia U-23. Nah, dia juga bisa melatih Indonesia U-20.
Vanenburg pernah bekerja untuk Ajax U-21 dan PSV U-19. Pengalaman itu bakal punya andil penting untuk mengembangkan Indonesia U-20 jika Vanenburg dapat kepercayaan jadi pelatih.
Kurniawan Dwi Yulianto

Usia: 48 tahun
Negara asal: Indonesia
Klub terakhir: Indonesia U-20 (asisten)
Kurniawan merupakan asisten Indra Sjafri di Piala Asia U-20 2025 ini. Namun, ada faktor yang membuat Kurniawan layak untuk dapat kepercayaan jadi pelatih kepala bagi Garuda Muda.
Kurniawan telah menimba ilmu di Italia dengan masuk dalam tim kepelatihan Como U-19. Bahkan, Kurniawan pernah jadi pelatih untuk klub Malaysia, Sabah FC. Sang mantan penyerang mungkin bisa jadi opsi bagi Indonesia U-20.
Bima Sakti

Usia: 49 tahun
Negara asal: Indonesia
Klub terakhir: Indonesia U-20 (asisten)
Seperti Kurniawan, Bima Sakti juga bagian dari tim kepelatihan Indonesia di Piala Asia U-20 2025. Bima Sakti juga pernah jadi asisten Indra Sjafri ketika melatih di Indonesia U-19.
Bima Sakti pernah melatih Indonesia U-17, yang berlaga di Piala Dunia U-17 2023. Beberapa anak asuhnya kini bermain untuk Indonesia U-20. Bahkan, Bima Sakti juga pernah jadi carteker pelatih Indonesia pada level senior.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






