5 Pemain Naturalisasi yang Siap Mengangkat Performa Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Gia Yuda Pradana | 6 Desember 2025 09:39
Bola.net - SEA Games 2025 tinggal menghitung hari, dan atmosfer antusiasme kian menggelora. Publik tanah air sudah tidak sabar melihat bagaimana Timnas Indonesia U-22 kembali beraksi di cabang olahraga paling prestisius: sepak bola. Garuda Muda memikul harapan besar untuk mempertahankan medali emas.
Bertanding di Grup C bersama Myanmar dan Filipina, skuad asuhan Indra Sjafri membuka langkah pada Senin (8/12) sebelum menantang Myanmar empat hari kemudian. Dua duel tersebut akan berlangsung di 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Thailand, yang tahun ini menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara.
Optimisme tinggi tidak muncul tanpa alasan. Komposisi skuad dinilai sangat menjanjikan karena diisi nama-nama berkualitas di semua lini. Di antara mereka, lima pemain naturalisasi menjadi perhatian utama karena dianggap memiliki kapasitas besar untuk langsung mengisi starting XI dan mengangkat performa tim.
Dion Markx: Benteng Setinggi 187 Sentimeter

Menjulang tinggi di lini belakang, Dion Markx menjadi kandidat utama penghuni tembok pertahanan Garuda Muda. Bek kelahiran Nijmegen, Belanda, tersebut pernah menimba ilmu di Akademi Spero, Vitesse, dan NEC sebelum menetap di TOP Oss, klub kasta kedua Liga Belanda.
Debutnya bersama Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 membuat para penggemar terpikat. SEA Games 2025 jelas menjadi panggung terbesar dalam kariernya sejauh ini, terlebih ia memiliki darah Palembang dari garis keturunan keluarga.
Markx dikenal sebagai bek modern: kuat dalam duel, tangguh di udara, dan percaya diri dalam penguasaan bola. Ia tidak hanya piawai memutus serangan lawan, tetapi juga mampu membangun serangan dari belakang—keahlian yang sangat dibutuhkan skuad Garuda Muda.
Ivar Jenner: Pengatur Irama Lini Tengah

Kiprah Ivar Jenner bersama Timnas Indonesia dalam dua tahun terakhir membuatnya menjadi salah satu gelandang paling ditakuti di SEA Games 2025. Membela Utrecht dan pernah ditempa di Ajax, pemain 20 tahun itu sudah mengantongi 15 caps bersama tim nasional, termasuk di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dengan karakter disiplin dan sulit didikte, Jenner hadir sebagai pengatur irama permainan. Kemampuannya mendistribusikan bola, menciptakan peluang, serta tetap tenang dalam tekanan menjadikannya sosok vital pada skema Indra Sjafri. Tidak berlebihan jika ia digadang-gadang sebagai motor utama lini tengah Garuda Muda.
Rafael Struick: Andalan Lama yang Tetap Berbahaya

Meski performanya sempat menurun belakangan ini, Rafael Struick tetap dipercaya sebagai salah satu senjata mematikan Timnas Indonesia U-22. Keputusan menjadi WNI membuka jalan bagi kiprah monumental Struick yang ikut membawa Timnas Indonesia U-23 menembus semifinal Piala Asia U-23 2024—capaian paling bersejarah kala itu.
Setelah sempat menjadi pemain yang hampir tak tergantikan di timnas senior era Shin Tae-yong, kontribusinya memang mengecil ketika Patrick Kluivert mengambil alih. Akan tetapi, Indra Sjafri tetap menempatkan striker Dewa United itu sebagai figur penting di lini depan. Insting golnya diyakini masih tajam ketika dipanggil untuk tugas negara.
Mauro Zijlstra: Striker Muda yang Siap Menggebrak
Mauro Zijlstra membawa modal besar menuju SEA Games 2025. Pengalamannya tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat mentalnya terasah. Bermain untuk Volendam di Eredivisie, striker setinggi hampir dua meter itu dikenal dengan pergerakan tanpa bola yang cerdas serta kemampuan mencari ruang tembak yang mematikan.
Di usianya yang baru 21 tahun, Mauro dianggap sebagai calon mesin gol masa kini Garuda Muda. Kepercayaan diri yang tinggi, ditambah kualitas bermain di liga top Eropa, menjadikannya ancaman nyata bagi setiap bek yang akan dihadapinya di Chiang Mai.
Jens Raven: Talenta Muda Bali United yang Menjadi Top Skor Piala AFF U-23

Penyerang Bali United ini mencuri perhatian publik setelah mengukuhkan diri sebagai top skor Piala AFF U-23 berkat tujuh golnya. Tumbuh besar di Belanda dan bermain untuk SV Nootdorp serta Dordrecht, Jens Raven memutuskan melanjutkan karier di tanah leluhur demi memperjuangkan lambang Garuda di dada.
Ketajamannya, baik lewat kaki maupun kepala, membuatnya digadang-gadang sebagai striker masa depan Timnas Indonesia. SEA Games 2025 berpotensi menjadi panggung yang sempurna untuk menunjukkan kembali kualitasnya seperti yang pernah ia perlihatkan di turnamen regional sebelumnya.
Disadur dari: Bola.com/Choki Sihotang/Wiwig Prayugi, 6 Desember 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 4 Pemain Multiposisi Timnas Indonesia U-22 yang Siap Meledak di SEA Games 2025
- Timnas Indonesia U-22 Harus Waspada! Analisis Kekuatan Filipina Jelang Duel di SEA Games 2025
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di SEA Games 2025
- Indra Sjafri Update Kondisi Terakhir Timnas Indonesia U-22 Sebelum Berjuang di SEA Games 2025, Buka-bukaan soal Marselino Ferdinan
- Indra Sjafri Jelaskan soal Marselino Ferdinan Gagal Gabung Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Penggantinya Wonderkid Persik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




