5 'Yesterday Child' yang Dapat Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23
Ari Prayoga | 8 Februari 2022 00:44
Bola.net - Piala AFF U-23 2022 sudah di depan mata. Turnamen itu bakal digelar pada 14-26 Februari 2022 di Kamboja.
Ada 29 pemain yang saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23 untuk Piala AFF U-23 2022. TC berlangsung di Bali sejak 3 Februari 2022.
Tidak semua pemain yang mengikuti TC itu berusia rentang 21-23 tahun. Beberapa di antaranya bahkan umurnya masih belasan tahun.
Hebatnya, mereka telah mampu menembus Timnas Indonesia U-23. Padahal secara usia, masih bisa disebut sebagai yesterday child alias anak kemarin sore lantaran baru berkarier sebagai pemain profesional dalam semusim belakangan.
Tercatat, ada delapan pemain dengan usia belasan tahun yang ikut TC Timnas Indonesia U-23 di Bali. Mereka adalah Cahya Supriadi, Komang Teguh, Muhammad Ferrari, Kakang Rudianto, Subhan Fajri, Marselino Ferdinan, Ramai Rumakiek, dan Ronaldo Kwateh.
Dari sejumlah nama itu, lima pemain bisa menjadi tulang punggung Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:
Ramai Rumakiek

Di usia 19 tahun, Ramai Rumakiek sudah jadi andalan Shin Tae-yong. Pemain Persipura Jayapura ini bahkan beberapa kali dilibatkan pelatih asal Korea Selatan itu dalam perhelatan yang diikuti timnas senior, satu di antaranya Piala AFF 2020.
Piala AFF 2020 menjadi ajang buat Ramai Rumakiek memperlihatkan kapasitasnya sebagai winger. Pengalamannya bersama timnas senior dalam turnamen itu diyakini akan berguna untuk Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2022.
Ronaldo Kwateh

Pemain ini benar-benar segar, masih anak kemarin sore banget. Namanya mulai mentereng dalam laga uji coba timnas senior versus Timor Leste, akhir Januari 2022.
Laga uji coba kontra Timor Leste pada 27 Januari 2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menjadi debut Ronaldo Kwateh bersama timnas senior. Ia menjadi debutan termuda sepanjang sejarah dengan turun di usia 17 tahun, 3 bulan, dan 8 hari.
Sekarang, Shin Tae-yong memberinya kesempatan mengikuti TC Timnas Indonesia U-23. Harapannya agar Ronaldo Kwateh bisa membuktikan konsistennya sebagai gelandang serang atau penyerang.
Marselino Ferdinan

Ia merupakan mantan kapten Timnas Indonesia U-16 era pelatih Fakhri Husaini. Sekarang, perjalannya sudah sampai di U-23, bahkan timnas senior dalam laga uji coba kontra Timor Leste.
Sama seperti Ronaldo Kwateh, laga uji coba kontra Timor Leste pada 27 Januari 2022 juga menjadi debut Marselino bersama timnas senior. Ia debut di usia 17 tahun, 4 bulan, dan 18 hari.
Marselino berasal dari Persebaya Surabaya. Sejauh BRI Liga 1 2021/2022 bergulir, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini sudah bermain dalam 17 laga Bajul Ijo dengan sepuluh di antaranya sebagai starter, dan menciptakan empat gol serta lima assists.
Muhammad Ferarri
Usia Muhammad Ferarri baru 18 tahun. Namun, tinggi badannya telah mencapai 179 cm.
Ia juga sudah bermain untuk Persija Jakarta di BRI Liga 1 2021/2022. Oleh karena itu, ia dapat dijajal di lini belakang Timnas Indonesia U-23.
Ferrari sudah turun dalam enam pertandingan Persija di BRI Liga 1 2021/2022. Tapi kebanyakan sebagai pemain pengganti, dan baru dimasukkan di menit-menit terakhir. Terlihat dari jumlah 21 menit bermain yang dikumpulkannya.
Kakang Rudianto

Usia Kakang menginjak 19 tahun pada 2 Februari 2022. Posisi bermainnya adalah bek tengah.
Kakang merupakan salah satu pemain yang sempat mengenyam pengalaman bersama Garuda Select. Tingginya mencapai 183 cm, ideal untuk adu bola atas.
Ia memang jarang mendapat kesempatan bermain di Persib Bandung. Namun, debutnya bersama Maung Bandung langsung menyita perhatian karena dalam laga melawan Persikabo 1973 pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2021/2022, ia mampu mencetak gol.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








