Bila Pakai Formasi 4-3-3, Siapa Trisula Timnas Indonesia?

Editor Bolanet | 27 Maret 2026 12:12
Bila Pakai Formasi 4-3-3, Siapa Trisula Timnas Indonesia?
Pemain Timnas Indonesia menjalani latihan jelang FIFA Series 2026. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Masalah ketajaman lini depan menjadi tantangan krusial bagi John Herdman jelang laga Timnas Indonesia melawan Saint Kitts dan Nevis, Jumat (27/3/2026) malam nanti. Arsitek asal Inggris tersebut harus memutar otak karena deretan striker yang dipanggil sedang mengalami seret gol.

Kondisi ini tergolong dramatis mengingat Indonesia akan tampil di hadapan publik sendiri pada ajang FIFA Series 2026. Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini menuntut efektivitas tinggi di kotak penalti lawan.

Advertisement

Publik kini menanti bagaimana Herdman meramu komposisi delapan pemain depan yang tersedia dalam daftar 24 nama terpilih. Ekspektasi tinggi suporter Garuda tentu menjadi tekanan tersendiri bagi para penyerang yang sedang kehilangan sentuhan.

Jika tidak segera menemukan solusi, ambisi memetik kemenangan perdana di rezim baru ini bisa terhambat. Herdman diprediksi akan melakukan eksperimen taktik demi menambal minimnya produktivitas gol para ujung tombak.

1 dari 2 halaman

Teka-teki Striker Tengah

Teka-teki Striker Tengah

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny dalam sesi latihan tim jelang main di FIFA Series 2026. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Tiga nama penyerang murni yakni Ole Romeny, Ramadhan Sananta, dan Mauro Zijlstra sedang dalam sorotan tajam. Ketiganya datang ke pemusatan latihan dengan catatan statistik yang kurang mengesankan di level klub masing-masing.

Ole Romeny yang bermain untuk Oxford United masih berjuang mendapatkan menit bermain reguler pasca mengalami cedera. Jangankan menjadi mesin gol, ia bahkan kesulitan menembus skuad utama timnya di kompetisi Inggris.

Nasib serupa dialami Ramadhan Sananta yang baru mengoleksi empat gol dari 24 laga bersama DPMM FC. Penyerang asal Kepulauan Riau ini sudah cukup lama tidak mencatatkan namanya di papan skor sejak Desember lalu.

Kondisi Mauro Zijlstra di Persija Jakarta bahkan lebih mengkhawatirkan karena minimnya durasi bermain yang didapatkan. Sejak bergabung awal tahun ini, ia baru mencicipi rumput hijau selama 21 menit saja bersama Macan Kemayoran.

2 dari 2 halaman

Winger Sebagai Solusi Alternatif

Winger Sebagai Solusi Alternatif

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk menjalani latihan jelang FIFA Series 2026. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Di tengah kemandulan para striker, barisan pemain sayap Indonesia justru menunjukkan performa yang jauh lebih militan. Nama Yakob Sayuri menjadi sosok paling impresif dengan catatan enam gol dan tiga assist untuk Malut United.

Kecepatan dan insting mencetak gol dari lini kedua ini bisa menjadi senjata rahasia bagi John Herdman. Skema 4-3-3 kemungkinan besar akan mengandalkan tusukan para winger untuk memecah kebuntuan di pertahanan lawan.

Selain Yakob, nama Beckham Putra dan Eliano Reijnders juga siap memberikan dimensi serangan yang lebih kreatif. Keduanya tampil konsisten bersama Persib Bandung dan memiliki chemistry yang kuat untuk membongkar pertahanan gerendel.

Dony Tri Pamungkas juga menjadi talenta paling dinantikan aksinya sebagai pemain termuda di lini serang. Performa konsistennya di liga domestik diharapkan mampu menularkan energi positif saat mengenakan seragam Merah Putih nanti malam.

LATEST UPDATE