Bonus Besar Bukan Penyebab Terpuruknya Timnas Indonesia U-23
Serafin Unus Pasi | 26 Maret 2019 16:57
Bola.net - - Timnas Indonesia U-23 terpuruk di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Bersaing dengan Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam di Grup K, Garuda Muda tersingkir lebih awal.
Dua kekalahan dari Thailand (0-4) dam Vietnam (0-1) menjadi penyebabnya. Timnas Indonesia U-23 pun nihil poin dari dua pertandingan Grup K.
Kegagalan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala AFC U-23 mengundang pertanyaan. Padahal, Garuda Muda baru menyabet gelar juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja pada bulan lalu.
Mungkinkah bonus yang digelontorkan pemerintah seusai menjuarai Piala AFF U-22 menjadi biang keladi keterpurukan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala AFC U-23?
"Tidak. Bukan soal bonus. Jangan mencari sesuatu yang di luar kaitan soal kemenangan atau hal lain di lapangan," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi di Gedung Kriya Bhakti Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (26/3).
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Tekanan Suporter
Sebagai apresiasi untuk Timnas Indonesia U-22 setelah menjuarai Piala AFF U-22, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengguyur bonus Rp 2, 1 miliar. Begitu pula Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang memberikan bonus Rp 200 juta untuk setiap pemain, pelatih, dan ofisial.
"Mungkin ini murni soal teknis lapangan. Apalagi mereka tanding di kandang Vietnam dengan tekanan suporter yang sedemikian rupa. Mungkin juga ada soal-soal psikologis yang kita tidak tahu di dalamnya seperti apa," imbuh Imam.
Adapun, Timnas Indonesia U-23 masih harus melakoni pertandingan terakhir Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23. Garuda Muda akan menghadapi Brunei Darussalam di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (26/3).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

