Budi Sudarsono: Pemain ISL Mungkin Kecewa PSSI
Editor Bolanet | 7 Mei 2012 09:50
- Mantan striker Timnas Indonesia, Budi Sudarsono menilai keengganan pemain Indonesia Super League (ISL) ke pemusatan latihan di Yogyakarta dikarenakan faktor kekecewaan mereka pada .
Sebelumnya PSSI sempat menyatakan kalau pemain yang bermain di ISL tidak bisa memperkuat Timnas. Namun, sekarang mereka mengubah keputusannya dan kembali memanggil pemain-pemain langganan Timnas yang bertebaran di ISL untuk mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Timnas Indonesia di Yogyakarta.
Menurut saya itu keputusan bagus dari PSSI. Seharusnya sudah begitu sejak dulu, kata Budi pada terkait pemanggilan pemain ISL ke Timnas.
Namun, hingga hari ini tak ada satu pun pemain ISL yang berada di Yogyakarta. Ungkapan manajer anyar Skuad Garuda, Ramadhan Pohan bahwa ada 5 hingga 15 pemain ISL yang akan bergabung tak juga terbukti. Pemusatan latihan yang dipimpin asisten pelatih Fabio Oliviera tetap dipenuhi oleh pemain-pemain Indonesian Premier League (IPL) saja.
Budi yang sebenarnya agak enggan ditanyai tentang hal ini akhirnya bersedia buka mulut juga. Ia mengungkapkan, Tapi mungkin, sekali lagi ini mungkin ya, mereka (pemain ISL) sudah kecewa. Dulu mereka memiliki harapan bisa berbaju Timnas karena memang semua pemain berhak membela negaranya. Tapi PSSI dulu malah bilang ada surat dari FIFA atau apa lah yang intinya mereka tidak bisa masuk Timnas.
Ditanya tentang kemungkinan klub-klub ISL yang menggandoli langkah para pemain, striker dengan 46 caps bersama Timnas menilai itu sah-sah saja. Kembali ke pemainnya lagi, kalau mereka tidak tertekan dengan keputusan klub itu dan enjoy, ya tidak ada masalah, tandasnya. (fjr/end)
Sebelumnya PSSI sempat menyatakan kalau pemain yang bermain di ISL tidak bisa memperkuat Timnas. Namun, sekarang mereka mengubah keputusannya dan kembali memanggil pemain-pemain langganan Timnas yang bertebaran di ISL untuk mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Timnas Indonesia di Yogyakarta.
Menurut saya itu keputusan bagus dari PSSI. Seharusnya sudah begitu sejak dulu, kata Budi pada terkait pemanggilan pemain ISL ke Timnas.
Namun, hingga hari ini tak ada satu pun pemain ISL yang berada di Yogyakarta. Ungkapan manajer anyar Skuad Garuda, Ramadhan Pohan bahwa ada 5 hingga 15 pemain ISL yang akan bergabung tak juga terbukti. Pemusatan latihan yang dipimpin asisten pelatih Fabio Oliviera tetap dipenuhi oleh pemain-pemain Indonesian Premier League (IPL) saja.
Budi yang sebenarnya agak enggan ditanyai tentang hal ini akhirnya bersedia buka mulut juga. Ia mengungkapkan, Tapi mungkin, sekali lagi ini mungkin ya, mereka (pemain ISL) sudah kecewa. Dulu mereka memiliki harapan bisa berbaju Timnas karena memang semua pemain berhak membela negaranya. Tapi PSSI dulu malah bilang ada surat dari FIFA atau apa lah yang intinya mereka tidak bisa masuk Timnas.
Ditanya tentang kemungkinan klub-klub ISL yang menggandoli langkah para pemain, striker dengan 46 caps bersama Timnas menilai itu sah-sah saja. Kembali ke pemainnya lagi, kalau mereka tidak tertekan dengan keputusan klub itu dan enjoy, ya tidak ada masalah, tandasnya. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















