Bungkam Malaysia, Coach RD: Kami Lebih Kuat dan Lebih Beruntung
Editor Bolanet | 19 Desember 2013 21:33
- Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan menilai salah satu kunci kemenangan anak asuhnya atas Malaysia adalah kesiapan mental dan keberuntungan. Menurutnya, Garuda Muda lebih dinaungi dewi fortuna.
Pertandingan tersebut memang menguras tenaga dan mental penggawa kedua tim. Bagaimana tidak, kedua tim harus mengakhiri laga lewat adu penalti setelah selama 120 menit bermain imbang 1-1.
Pertandingan tadi bukan hanya masalah teknik dan strategi. Tapi masalah mental. Pemain kita lebih kuat dan beruntung, kata Rahmad Darmawan usai pertandingan.
Saya katakan ke pemain jika kita harus maksimal hingga 90 menit bahkan 120 menit. Mereka ternyata bisa. Mental adalah salah satu kuncinya. Dan ini (final) adalah hasilnya, beber Coach RD.
Pada laga tersebut, Indonesia mampu unggul terlebih dahulu melalui gol dari Bayu Gatra pada menit ke-30. Namun Malaysia mampu memanfaatkan kelengahan Indonesia untuk menyamakan kedudukan di menit ke-85 sekaligus memaksakan pertandingan hingga perpanjangan waktu.
Di babak extra time, kedua tim gagal menambah pundi-pundi gol sehingga pertandingan terpaksa harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak tos-tosan tersebut, Kurnia Meiga menjadi pahlawan setelah sukses menggagalkan dua tendangan Malaysia, sementara di pihak Indonesia hanya Manahati Lestusen yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik.[initial]
(ant/dzi)
Pertandingan tersebut memang menguras tenaga dan mental penggawa kedua tim. Bagaimana tidak, kedua tim harus mengakhiri laga lewat adu penalti setelah selama 120 menit bermain imbang 1-1.
Pertandingan tadi bukan hanya masalah teknik dan strategi. Tapi masalah mental. Pemain kita lebih kuat dan beruntung, kata Rahmad Darmawan usai pertandingan.
Saya katakan ke pemain jika kita harus maksimal hingga 90 menit bahkan 120 menit. Mereka ternyata bisa. Mental adalah salah satu kuncinya. Dan ini (final) adalah hasilnya, beber Coach RD.
Pada laga tersebut, Indonesia mampu unggul terlebih dahulu melalui gol dari Bayu Gatra pada menit ke-30. Namun Malaysia mampu memanfaatkan kelengahan Indonesia untuk menyamakan kedudukan di menit ke-85 sekaligus memaksakan pertandingan hingga perpanjangan waktu.
Di babak extra time, kedua tim gagal menambah pundi-pundi gol sehingga pertandingan terpaksa harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak tos-tosan tersebut, Kurnia Meiga menjadi pahlawan setelah sukses menggagalkan dua tendangan Malaysia, sementara di pihak Indonesia hanya Manahati Lestusen yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik.[initial]
Mari Dukung Perjuangan Garuda Muda!
- Timnas Indonesia U-23 Dipuji Tampil Melebihi Ekspektasi
- Tembus Final SEA Games, Jagad Twitter Ramai Hashtag #RebutEmas
- Melaju ke Final SEA Games, Ini Harapan La Nyalla Mattalitti
- Review: Bungkam Malaysia, Indonesia Raih Tiket Final
- FT Review: Gol Thamil Arasu Paksakan Extra Time!
- HT Review: Indonesia Sementara Ungguli Malaysia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37



















