Cerita Debut Joey Pelupessy dengan Timnas Indonesia: Pertama Kali Terbang Puluhan Jam, Momen Spesial
Gia Yuda Pradana | 27 Maret 2025 13:31
Bola.net - Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, menceritakan debutnya dengan Skuad Garuda. Semua berawal dari selesainya proses naturalisasinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Pelupessy mendapatkan panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, untuk dua pertandingan Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Ia tidak dimainkan Kluivert saat Timnas Indonesia dibantai Australia 1-5 pada Kamis (20/3/2025) di Stadion Sepak Bola Sydney. Pelupessy duduk di bangku cadangan.
Namun, Pelupessy bermain sebagai starter tatkala Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain 1-0 pada Selasa (25/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat. Ia menerima pujian atas performanya.
Latihan Bola Mati
Pelupessy dianggap sebagai tandem yang cocok untuk Thom Haye di lini tengah Timnas Indonesia. Keduanya saling melengkapi dengan gelandang Lommel SK di Belgia ini menjadi pemutus serangan Bahrain.
"Itu kemarin bagi saya adalah momen spesial, tentu saja. Kemarin, pelatih memasukkan 11 pemain pertama," ujar Pelupessy yang menjadi bintang tamu di podcast Thom Haye, The Haye Way.
"Jadi, kami melakukan sesuatu dengan bola-bola mati pada sesi latihan, jadi dia harus memasukkan 11 pemain pertama bukan seluruh skuad. Itu membuat saya merasa bersemangat," katanya menambahkan.
Pengalaman Joey Pelupessy
Lantaran bergabung dengan Timnas Indonesia, Pelupessy untuk pertama kalinya menaiki pesawat dengan perjalanan lebih dari tiga jam. Ia menempuh puluhan jam dari Belgia ke Australia dan ke Indonesia.
"Tentu saja permainan pertama saya langsung pergi ke Australia. Saya tidak pernah terbang sejauh itu. Biasanya, 2 jam 3 jam itu maksimum," tutur Pelupessy.
"Semuanya baru bagi saya. Banyak kesan dan saya mencoba untuk tetap rendah hati, mencoba untuk terhubung dengan orang-orang. Untuk memulai di permainan kedua setelah kekalahan 5-1 juga ada sedikit tekanan seperti kita harus menang," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Barcelona Perkasa, Osasuna Bisa Apa?
Estafet Gol Keluarga Simeone di Timnas Argentina: Dari Diego, Giovanni, ke Giuliano
Sayap-sayap Patah: Evaluasi Posisi Full-Back di Skuad AC Milan
Fenomena Comeback AC Milan: Indentitas Baru atau Bom Waktu yang Berdetak?
Dwi Tunggal: Chemistry Instan Joey Pelupessy dan Thom Haye di Lapangan Tengah
Tiga Kepala, Satu Jiwa: Kegarangan Justin Hubner dan Penampilan Tanpa Cacat Para Penjaga Gerbang Garuda
Tembok Baja di Garis Belakang: Harmoni Trio JIR Membentengi Gawang Garuda
Tembok Solid di Jantung Pertahanan Garuda dan Kemenangan untuk Suporter Setia
Ragnar Oratmangoen: Menikmati Ramadhan, Mengecap Manisnya Kemenangan
Gol Tunggal Sejuta Makna: Ole Romeny dan Asa Timnas Indonesia yang Kembali Menyala
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
Liga Italia 27 Juli 2026, 23:28
-
AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
Liga Italia 27 Juli 2026, 22:25
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:25
-
Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
Bola Indonesia 27 Juli 2026, 20:21

















